oleh

Perhutani KPH Jatirogo Seriusi Pengembangan Wana Wisata Kedung Bonjor

-GOODNEWS-348 views

TUBAN. Netpitu.com – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jaitoro mulai melakukan inventarisasi kawasan hutan yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata. Perburuan detinasi wana wisata ini dikomandani Administratur KPH Jatirogo, Panca Sihite, Selasa (1/5).

Bersama karyawan Perhutani lainnya, Panca Sihite, menyempatkan mampir di kawasan wisata air terjun yang dikenal masyarakat sebagai “ Kedungbonjor “ dengan potensi air terjun dan Kedung air kolam, yang berada di hutan petak 63, RPH Kebunduren, BKPH Bangilan.

Baca Juga :  Vaksinasi Nakes Di Bojonegoro Baru 67,50 Persen

Kawasan hutan ini masuk kelas hutan lokasi KPS, persisnya dekat Tanaman hutan produksi tahun 1991. Menurut Panca, lokasi ini betul-betul masih alami dan belum dijamah manusia.

“Jadi kami melihat potensi alam dan keasliannya masih kita dokumentasi termasuk pemetaannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi PBB (Perencanaan Pengembangan Bisnis), Nasik, yang sebelumnya telah melakukan pendataan kawasan tersebut mengatakan kepada media ini bahwa jarak tempuh akses jalan dari lokasi ini apabila ditempuh dari Kecamatan Kenduruan sekitar 7 km.

Baca Juga :  Tiga Desa Di Bojonegoro Dapat Program PTSL UMKM

“Bila ditempuh lewat jalan Kecamatan Jatirogo sekitar 12 km,” ungkapnya.
Secara administratif kawasan renacan wisata ini masuk pemerintahan Dusun Kedungduren, Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan.

“Lokasinya masuk wengkon wilayah LMDH Jatimulya, Desa Bendonglateng,” sambung Ketua LMDH Jatimulya, Parimin, (60).

Ia pun berharap dalam pengelolaan wana wisata air terjun Kedung bonjor, Perhutani melibatkan LMDH ( Lembaga Masyarakat Desa Hutan ).

Baca Juga :  Melirik Eksotisme Taman Gajah Bolong

Karena dengan demikian, selain dapat menambah income LMDH juga potensi hutan di sekitar hutan wisata bisa terjaga dengan baik.

(gio)

Bagikan :