oleh

Tak Masuk Akal, 2 PNS Yang Meninggal Masuk Daftar PNS Terkena Sanksi Hukuman

BOJONEGORO. Netpitu.com – Pencatatan daftar nama Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terkena hukuman disiplin PNS lantaran tidak mengikuti upacara hari lahir Pancasila, pada 1 Juni, diduga asal catut dan tidak akurat.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang ahli waris PNS yang sudah meninggal dunia, namun Nama, NIP, dan Jabatannya dicantumkan dan diumumkan sebagai pegawai negeri yang mangkir dari upacara.

Ahli waris menyayangkan pencatuman nama yang tidak dilakukan dengan proses verifikasi dan asal catut. Hal ini juga merugikan pihak ahki waris karena dengan nama baik almarhum orang tuanya menjadi buruk atau tercoreng.

Baca Juga :  Kelompok SangRupa Gelar Pemeran Lukisan di Gedung PCK

Setidaknya ada dua orang PNS yang sudah meninggal dunia tetapi namanya tercantum dalam daftar PNS yang wajib diberikan sanksi karena tidak ikut upacara.

Kedua nama PNS tersebut adalah (No. 22), Munasir. S.Pd/ NIP 196308151986021007/ Gol. Ill.c/ Kasubbag. TU UPT Pendidikan Wilatah X/ UPT Pendidikan Wilayah X, dan (No. 58), Agiyanto/ NIP 196510191990101001/ Gol. Ill.c/ Kasubbag Umum, Kepegawaian dan Umum/ Kecamatan Sekar.

Camat Sekar, Imam, yang dikonfirmasi melalui Wharsaap membenarkan bahwa Agiyanto, adalah PNS di Kecamatan Sekar. Namun yang bersangkutan (Agiyanto, red) telah meninggal sekitar setahun ( 1 ) lalu.

Baca Juga :  JDIH Tuban Terbaik Pertama Nasional

Sedangkan data Munasir yang diperoleh netpitu.com dari staf Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Bojonegoro, Abdul Wakhid, menyebutkan bahwa Munasir yang namanya tercantum dalam dalam daftar PNS yang terkena sanksi hukuman disiplin karena tak ikut upacara, yang bersangkutan ( Munasir, red) telah meninggal sekitar 5 ( lima ) bulan lalu.

Banner IDwebhost

Sementara itu, M. Fauzi, Kasi Pengelola Informasi Publik, Dinas Kominfo, membantah jika dirinya dikatakan tidak mengikuti upacara.

Dikatakan M. Fauzi, dirinya saat itu berada di lokasi upacara hari Pancasila dan melakukan peliputan berita jalannya upacara. Hanya saja, diakui Fauzi jika dirinya tidak melakukan absensi karena pada saat itu ( Sabtu ) merupakan hari libur PNS.

Baca Juga :  Seragam Celana dan Rok Jeans Bagi PNS Bojonegoro Picu Pro Kontra

“Kan Sabtu hari libur, tapi saya datang ke upacara dan melakukan pelliputan berita untuk disiarkan di radio Malowopati milik Pemkab Bojonegoro,” ujar Fauzi, sembari menunjukkan bukti hasil liputannya yang berupa suara rekaman dan foto-foto.

(dn/pur)

Bagikan :