oleh

Urung Laporkan Kasus Penyimpangan APBDes, 2 Anggota LSM Malah Peras Kades

-HUKUM-121 views

*Peras Kades, Oknum LSM Dicokok Polisi di Warung Kopi*

BOJONEGORO. Netpitu.com – Diduga memeras kepala desa di Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, dua anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) diamankan Satreskrim Polres Bojonegoro. Selain kedua pelaku, barang bukti uang tunai R0 juta, kartu tanda anggota LSM, dan handsphone milik pelaku diamankan oleh polisi.

Hal itu diungkapkan Kaoolres Bojonegoro, AKBP. M. Budi Hendrawan, SIK. SH. MH, dalam konferensi pers dengan didampingi Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Rifaldhy Hangga Putra, SH., SIK dan Kasubbag Humas Polres Bojonegoro, AKP Ismawati, di halaman Mapolres Bojonegoro, selasa(02/06/2020).

Dikatakan Kapolres, bahwa Satreskrim Polres Bojonegoro berhasil melakukan penangkapan terhadap oknum LSM yang melakukan pemeras terhadap salah satu kepala desa di Kecamatan Malo, Bojonegoro, dengan dalih akan melaporkan atau menakut-nakuti adanya kasus pembangunan di desa tersebut.

Baca Juga :  7 Saksi Beberkan Modus Korupsi Mantan Kades Rahayu, Sukisno

Setelah dilakukan penyelidikan dan polisi berhasil menangkap ke dua oknum LSM di jalan Veteran Bojonegoro. Ke dua oknum LSM (tersangka) tersebut berinisial PT, 46, Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro dan KS, 49, Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Sedangkan barang bukti yang diamankan uang tunai Rp.10.000.000,- , 3 unit handphone, ID Card, surat tugas dan 1 unit sepeda motor S 4120 DT.

“Benar, Polres Bojonegoro telah melakukan penangkapan terhadap dua oknum LSM, pada tanggal 30 Mei 2020 di jalan Veteran sudah kita lakukan penyidikan dan barang bukti juga kita amankan,’ jelas Kapolres Bojonegoro saat konferensi pers di Mapolres.

Menurut Kapolres, modus operandi yang dilakukan ke dua oknum LSM, menakut-nakuti terhadap salah satu kades, dengan akan melaporkan ke Kejaksaan Negeri dan Polres Bojonegoro.

Banner IDwebhost

Selanjutnya, agar tidak melaporkan dygaan penyimpangan APBDes desa tersebut, ke dua oknum LSM ini meminta uang kepada salah satu kades sebesar Rp. 40.000.000,-. Namun dalam pemberian uang tersebut bisa dicicil. Dengan kesepakatan antara kades dan salah satu tersangka inisial PT, untuk memberikan sejumlah uang yang bertempat salah satu warung di jalan Veteran.

Baca Juga :  DPC PDIP Bojonegoro Desak Polisi Segera Usut Tuntas Kasus Pembakaran Bendera PDIP

“Saat dilakukan penangkapan ke dua oknum LSM (tersangka) kita amankan uang sejumlah Rp. 10.000.000,- .” ucap Kapolres Bojonegoro.

Masih kata Kapolres, ke dua oknum LSM (tersangka) sudah dilakukan penyidikan guna proses hukum lebih lanjut, dan di jerat pasal 368 KUHP.

“Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa orang lain dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, untuk memberikan sesuatu barang, yang seluruhnya atau sebagian adalah milik orang lain, atau supaya memberikan hutang maupun menghapus piutang, diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun.” jelas Kapolres, kepada wartwan.

Baca Juga :  Sidang Korupsi Mantan Kades Rahayu, Saksi : Saya Hanya Dijadikan Jonggol

“Kita sangkaan pasal 368 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun,” kata Pria yang lulusan Akpol 2000 ini.

Kapolres Bojonegoro, mengimbau kepada para Kades tetap mengikuti sesuai aturan dalam menggunakan keuangan Negara dan para kades tidak segan-segan melaporkan ke pihak Kepolisian apabila merasa terancam, diintimidasi atau di peras.

(met/svi)

Bagikan :