oleh

SMKN 4 Bojonegoro Masuk 502 Sekolah Berintegritas Nasional

BOJONEGORO. Netpitu.com – SMK Negeti 4 Bojonegoro, kembali masuk dalam nominasi 502 sekolah terjujur dalam pelaksanaan ujian nasional se Indonesia. Prestasi yang sama pernah diraih SMKN 4 Bojonegoro pada 2015.

Dengan masuknya SMKN 4 Bojonegoro untuk kedua kalinya sebagai sekolah berintegritas dalam penyelenggaraan UN berarti telah terciptanya transparansi management dan komunikasi.

Dikatakan oleh kepala SMKN 4 Bojonegoro, Edy Yusuf J.M, dengan prestasi kejujuran itu nanti SMKN 4 akan diundang ke Istana Presiden untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga :  Hambat Izin Pasar Ngampel Bupati Bojonegoro Dilaporkan Ke Presiden

“Tahun 2015 kuta juga diundang ke istana negara karena prestasi yang sama,” ucap Edy Yusuf.

“Kalau dulu (2015) SMKN 4 dapat bantuan komputer untuk dua lab komputer sekolah,” ujar Edy Yusuf.

Lebih lanjut dikatakan SMKN 4 Bojonegoro, memiliki point 96 dari rentang nilai sekolah berintegritas dalam penyelenggaraan UN antara 92 hingga 99.

Pemilihan sekolah berintegritas nasional ini disaring dari seluruh sekolah tingkat SMP, SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta yang jumlahnya ada puluhan ribu se Indonesia.

Banner IDwebhost

Hanya saja kapan pihaknya akan ke Jakarta itu masih menunggu kabar dari kementerian pendidikan nasional.

Baca Juga :  Orang Tua Harus Support Pendidikan Anak

Selain itu, pada tahun ajaran 2018 -2019 ini, SMAN 4 Bojonegoro meraih prestasi peringkat 2 nilai ujian nasional tertinggi tingkat SMK se Jawa timur, dan peringkat ketiga SMK Negeri dan SMK Swasta se Jatim.

SMK Negeri 4 yang lebih dikenal sebagai SMK pertambangan ini, memiliki siswa sekitar 1.404 siswa, dengan 6 jurusan, Teknik Pengelasan, Geologi Pertambangan, Rekayasa Perangkat Lunak, akomodasi Perhotelan, Jasa Boga dan Agribisnis Ternak Ruminansia.

Baca Juga :  Demi Pendapatan Daerah, Parkir Berlangganan Perlukah Dihapus ?

“Untuk tahun ajaran baru 2019 -2020 ini SMKN 4 menerima 468 siswa baru, dari 824 suswa yang mendaftar di SMKN 4 dalam PPDB 2019” tambah Edy Yusuf.

(on)

Bagikan :