oleh

Wabup Budi Irawanto Berharap Peserta Building Positive Character Bisa Dikembangkan

BOJONEGORO. Netpitu.com – Wakil Bupati Bojonegoro, Drs. H. Budi Irawanto, M.Pd, menegaskan pentingnya kegiatan building positive chaeacter bagi perserta didik sejak di usia dini.

Hadir di tengah kegiatan building positive character yang di diselenggarakan Madrasah Miftahul huda, dalam rangka memperingati hari santri nasional, di Desa Genjor, Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro, Minggu, (03/11/2019), Wabup Budi Irawanto berharap jumlah peserta building positive character bisa dikembangkan.

“Tahun depan peserta bisa lebih banyak lagi, karena pendidikan karakter ini penting diterapkan pada anak sejak usia dini,” ujar Wabup Bojonegoro, Budi Irawanto.

Kepada peserta, Wabup Budi Irawanto, berpesan agar peserta building positive character menyerap semua ilmu yang didapat kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari.

Mengingat anak-anak adalah generasi bangsa yang nantinya akan menjadi pemimpin dari bangsa yang besar ini. Karenanya pendidikan karakter merupakan pendidikan dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa maupun santri sebagai modal dasar dalam membangun bangsa dan negara.

Baca Juga :  Wabup Lepas Kirab Seniman Langen Tayub Dari Pusat Kota Tuban

Wabup Budi Irawanto, berharap kegiatan building positive charakter yang diselenggarakan Madin Miftahul huda ini bisa lebih dikembangkan pelaksanaannya dan bisa diikuti oleh lebih banyak lembaga sekolah.

Sementara itu, Kabid TK/ SD Dinas Pendidikan Bojonegoro, Drs. Chumaidi, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kegiatan pendidikan karakter ini.

Banner IDwebhost

Kabid TK/ SD inipun sempat memuji hasil building positive character saat puluhan peserta menangis tersedu-sedu ketika dinyatakan dalam zona tidak aman dan terancam tidak lulus.

Terdapat 30–an peserta building positive character yang masuk zona tidak nyaman karena masih adanya pelanggaran ketidak disiplinan selama pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga :  Sarjana STITMA Diminta Amalkan Ajaran Sunan Bonang

Dari sekitar 30-an peserta yang berada di zona tidak nyaman tersebut Kabid TK/ SD, Chumaidi, diminta untuk menyelamatkan 3 oeserta untuk dibawa ke zina nyaman dan dinyatakan lulus.

Tak hanya Chumaidi, Wakil bupati Bojonegoro pun juga diberi kesempatan untuk menyelamatkan 3 peserta yang tengah terancam tidak lulus building positive character.

Dijelaskan oleh Pengasuh Madin Miftahul huda, Puiiono, dalam building positive character ini pendidikan ditekankan pada kejujuran, kerja sama ( gotong royong ), sopan santun, dan toleransi.

Selain itu, juga menanamkan jiwa kepemimpinan pada siswa/ santri. Karena tujuan dari pendidikan karakter ini adalah untuk mempersiapkan generasi bangsa yang teruji dan berkemampuan agar budaya bangsa tidak mudah tergerus oleh derasnya serangan budaya global dalam menyongsong Indonesia 25 tahun ke depan.

Baca Juga :  Wabup Bojonegoro Ajak Orang Tua Siswa Puasa Gadget di Jam Belajar

Building positive character yang diselenggarakan oleh Madrasah diniyah Miftahul huda, Desa Genjor, Sugihwaras, ini menurut Pujiono, diikuti 7 lembaga pendidikan formal dan non formal.

Diantaranya, 1. Madrasah diniyah Miftahul Huda, 2. SDN Siwalan – Sugihwaras, 3. SDN Sumberagung 3 Dander, 4. Madarasah Ibtidaiyah Al Islamiyah, Pejambon – Sumberejp, 5. MI Unggulan Miftahul Huda, Lengkong – Balen, 6. TPQ Nurul Quran Sumberejo, 7. TPQ dan Madin Tariqul Huda, Mlangi – Sumberejo.

Sedangkan total santri/ siswa sekolah yang ikut dalam building Positive Charackter ini mencapai 120 orang.

(ro)

Bagikan :