oleh

LPM Tulungagung Lounching Agro Wisata Sayur Mayur Desa Winong

-EKONOMI, GOODNEWS-2.295 views

TULUNGAGUNG. Netpitu.com – Terpuruk lantaran kondisi Pandemi Covid-19, tidak menyurutkan semangat masyarakat Desa Winong, Kecamatan Kedung Waru, Kabupaten Tulungagung, Jawa timur, untuk bangkit memperbaiki perekonomian dengan menciptakan lapangan usaha baru, yakni Agro Wisata Edukasi sayur mayur Desa Winong.

Menurut ketua wanita tani Desa Winong, kegiatan ini merupakan pemanfaatan lahan pekarangan yang sempit. Awalnya, penanaman dimaksudkan untuk pemenuhan kebutuhan sayur mayur rumah tangga warga.

Hingga akhirnya, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Winong, Heru S, menangkap kegiatan tersebut sebagai peluang bisnis yang dapat dikembangkan sebagai sumber ekonomi rakyat.

Baca Juga :  160 Karyawan Disdik Bojonegoro Terima Vaksin Tahap 1

Seperti diungkapkan oleh kepala Desa Winong, Kec. Kedung Waru, Tulungagung, Suyoto, bahwa agro wisata edukasi sayur mayur Winong asri terbangun dari usaha murni masyarakat yang mendapat dukungan dari Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung dan Bank Rakyat Indonesia.

“Agro wisata sayur mayur ini merupakan kerja bareng antar lembaga di Desa, seperti BPD, LPM, Kelompok Wanita Tani, PKK yang didukung sepenuhnya oleh masyarakat Desa Winong,” ujar Suyoto, saat lounching Agro wisata sayur mayur Winong asri, Sabtu, (05/12/2020).

Baca Juga :  Setelah Terima SK PPPK 479 Harus Patuhi Peraturan Pemkab
Pintu masuk agro wisata sayur mayur Winong asri, Desa Winong, Kec. Kedung Waru, Kab. Tulungagung, pandangan mata pengunjung akan dimanjakan dengan tanaman waluh madu yang bergelantungan di pintu masuk taman.

Sementara itu, ketua DPD LPM Provinsi Jawa timur, yang diwakili oleh Amin Istagfirin, memberikan apresiasinya terhadap pemberdayaan masyarakat Desa Winong yang mampu memberikan solusi positif dalam usaha pertanian warga.

Amin Istaffirin, perwakilan DPD LPM Jawa timur, saat berikan sambutan pada peresmian agro wisata sayur mayur Winong asi, Sabtu, (05/12/2020).

DPD LPM Jatim berharap kegiatan LPM Tulungagung ini bisa menjadi percontohan kegotongroyongan lembaga masyarakat dalam mengeksekusi permasalahan pemberdayaan di pedesaan.

Baca Juga :  Vaksinasi Nakes Di Bojonegoro Baru 67,50 Persen

Semoga LPM-LPM yang lain akan menyusul keberhasilan LPM Tulungagung ini.

Dalam peresimian agro wisara sayur mayur winong asri, kepala Dibas Ketshaban Pangan Tuluagung, Sigit Setyawan, berharap taman agro wisata ini bisa tetus bertahan dan berkembang makin luas.

“Biasanya, kalau membangun, membuat atau mengawali itu mudah. Tetapi yang sulit itu menpertahankan dan mengembangkan,” kara Sigit Setyawan.

(ro)

Bagikan :