oleh

Pemilu 2024 Jadi Pertaruhan Mitroatin Sebagai Ketua DPD Golkar Bojonegoro

BOJONEGORO. Netpitu.com – Dilantik menjadi ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Kabupaten Bojonegoro, Mitroatin, menyatakan Golkar akan tetap menjadi Partai yang menyuarakan suara rakyat, dan akan berjuang dalam Pemilu 2024 mendatang untuk menambah jatah kursi DPRD.

“Jika dalam kenyataannya besuk tidak sesuai harapan, saya siap mengundurkan diri dari ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro”, tegas Ketua DPD Partai Golkar, di kantor DPD Partai Golkar Bojonegoro, Rabu, (06/01/2021).

Baca Juga :  Ketua KPUD: Soal Beda Nama Pada Ijazah Bupati Bojonegoro Tidak Ada Masalah

Pengukuhan pengurus DPD Partai Golkar Bojonegoro yang di hadiri seluruh pengurus ttersebut terasa istimewa. Lantaran ketua DPD Golkar Tuban, Aditya Halindra Farizdky, yang juga merupakan bupati terpilih Tuban dalam Pilkada 2020 lalu. Mas Lindra, panggilan ketua DPD Goljar itu hadir sebagai tamu undangan.

Selain dihadiri oleh Bupati terpilih Tuban, acara pengukuhan juga dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Propinsi Jawa Timur, Bupati Bojonegoro, Pejabat tinggi Polres Bojonegoro, Kodim 0813, Ketua KPU Bojonegoro, Bawaslu, beberapa Ketua Partai, AMPG, Kosgoro, Tokoh Masyarakat serta Tokoh Agama.

Baca Juga :  Tepis Penggusuran,Kelurahan Karangpacar Tengah Lakukan Pendataan Dan Pengukuran Tanah

Ditempat yang sama, Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menyampaikan rasa terima kasih kepada DPD Partai Golkar yang selama ini telah mendukung kebijakan Pemerintahan Bojonegoro.

“Maka pentingnya kita duduk bersama untuk pembangunan Bojonegoro agar lebih maju dan sejahtera lagi”, ucap Bupati Bojonegoro.

Menurutnya komunikasi mesti terus dilakukan untuk sinergitas antara lintas politik dan lintas agama guna pembangunan Bojonegoro yang lebih produktif lagi.

Baca Juga :  Persoalan Pupuk dan Normalisasi Sungai Jadi Trend Usulan Reses Dewan

Ketua DPD Partai Golkar Propinsi Jawa Timur, M Sarmuji, mengungkapkan, perubahan gaya hidup modernitas berbasis internet menjadikan prilaku para pemilih yang juga mengalami perubahan.

“Terutama pemilih pemula dan kaum Milenial, untuk itu Partai Golkar akan hadir dan mengkonsentrasikan perhatian dan pendekatan pada kaum Milenial guna mendulang suara 2024 mendatang”, ungkap M Sarmuji.

(pur)

Bagikan :