oleh

Satpam Perusahaan Terlibat Pencurian Kabel di PT Semen Indonesia

-HUKUM-187 views

TUBAN. Netpitu.com – Dua orang, Cukup (33) dan Cahyo Khoirun Naim (32) harus kesulitan berjalan yang ngesot karena kakinya ditembus timah panas Satreskrim Polres Tuban. Keduanya terjerat kasus pencurian kabel tembaga milik PT. Semen Indonesia Tuban.

Salah satu pelaku pencurian yang ditembak polisi merupakan Satpam perusahaan outsourching yang menjadi mitra penyedia tenaga kerja di PT Semen Indobesia.

“Dalam aksinya kedua pelaku dibantu dengan keempat temannya, namun mereka berhasil kabur dan menjadi buronan,” ucap Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono dalam keterangan resminya di pers rilis, Rabu (05/02/2020).

Baca Juga :  Perjuangkan Hak Rakyat, Mantan Ketua DPRD Bojonegoro Ajukan Gugatan Intervensi Kerjasama PI

Tersangka Cukup, warga Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Tuban ini bertindak sebagai otak pelaku. Sedangkan Cahyo Khoirun Naim asal Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak sebagai Satpam PT Kamaju sub dari PT United Tractor Semen Gresik (UTSG) yang membantu aksi pencurian ini.

Rinciannya Kapolres Tuban Nanang menjelaskan, perkara yang terjadi beberapa hari lalu ini bermula dari laporan pihak perusahaan Semen Indonesia. Lokasi kejadiannya di dalam elektrik room 16 area Perusahaan Semen Indonesia, pabrik Tuban.

Baca Juga :  Aliansi LSM Bojonegoro Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Jembatan ke Kejaksaan

Selanjutnya menjelang pagi petugas bertindak cepat dengan menghentikan mobil dump truck warna kuning keluar dari area pabrik yang membawa kabel tembaga kurang lebih 20 meter.

“Dari pengakuannya, pelaku menjalankan aksinya sudah berkali – kali,” sambung Kapolres Tuban, kelahiran Bojonegoro ini.

Dengan cara menggergaji, komplotan ini sudah beraksi 18 kali. Hasil curiannya dijual Rp 100 ribu per kilogram.

Selain kabel, barang bukti yang berhasil diamankan ada gergaji, satu unit mobil patroli Nopol B 1544 TIN, satu unit truk nopol W 8284 UF, dan satu unit sepeda motor tanpa nopol.

Baca Juga :  Hari Ini Sidang Gugatan PMH Ketiga, Menunggu Kehadiran KPK

Hingga kini, polisi masih memburu keempat pelaku lain yang masih buron. Kedua pelaku yang tertangkap dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian.

(met)

Bagikan :