oleh

Terancam Hukuman 20 Tahun, Sidang Korupsi Sukisno Digelar Online

-BERITA, HUKUM-705 views

TUBAN. Netpitu.com – Sidang kasus dugaan korupsi APBDes Desa Rahayu tahun anggaran 2017 dan 2018, dengan terdakwa Sukisno bin Kastum, mantan kepala desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban, Kamis, (09/04/2020), kembali digelar setelah Minggu lalu sempat ditunda karena tidak kehadiran penasehat hukum terdakwa.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan negeri Tuban, Radityo, mengatakan, sebelumnya JPU telah menjadwalkan sidang dakwaan pada Kamis (02/04/2020), minggu lalu. Namun terdakwa meminta penundaan sidang lantaran tidak adanya penasehat hukum yang mendampinginya.

Baca Juga :  Ketika Bupati Bojonegoro Langgar Aturan Sendiri

Sidang Kamis (09/04/2020) hari ini merupakan sidang pembacaan dakwaan perkara korupsi dengan terdakwa Sukisno, kata Radityo, kepada netpitu.com.

Lebih lanjut dikatakan, Sukisno didakwa melanggar dengan Pasal 2 junto Pasal 18 Undang-undang Nomer 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan UU Nomer. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi subsider Pasal 3 junto Pasal 18 UU Tipikor junto Pasal 64 KUHP.

Kedua junto Pasal 18 Undang-undang Tipikor junto Pasal 64 KUHP.

Baca Juga :  Awas ! Satpol PP Adakan Razia Masker Pengunjung Supermarket

Berdasar pasal UU Tipikor tersebut terdakwa terancam hukuman maksimal 20 tahun dan minimal 4 tahun.

Banner IDwebhost

Sidang Tipikor yang biasanya dilakukan di Pengadilan Tipikor, Surabaya, untuk kali ini dilaksanakan melalui video conference dengan menggunakan sarana aplikasi zoom.

Sidang yang digelar secara online tersebut dihadiri terdakwa Sukisno, yang didampingi penasehat hukumnya, Yuyun Cs, Majelis hakim Pengadilan Tipikor dan tim JPU Kejari Tuban, Radityo, Palupi, dan Marni.

Diberitakan sebelumnya, Sukisno, mantan Kades Desa Rahayu periode 2013 – 2019, diduga telah menggelapkan Dana Desa (DD) yang bersumber dari pemerintah pusat dan Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemkab Tuban serta menggelapkan keuangan Desa yang bersumber dari Pendapatan Asli Desa (APBDes). Akibat perbuatan tersangka negara dirugikan sekitar Rp. 267 juta.

Baca Juga :  Lagi-lagi Gugatan Praperadilan Terhadap Kapolres Dicabut, Sidang Diskors Hingga 11.30 Wib Nanti

(ro)

Bagikan :