oleh

Komitmen Jaga Kelestarian Hutan TNI dan Polri Tanam Pohon di Hutan Perhutani

-GOODNEWS-142 views

TUBAN. Netpitu.com – Petak 26 d, luasnya 2,9 Ha merupakan kawasan hutan yang menjadi prioritas utama untuk dipertahankan dan dilindungi bersama. Sehingga pada kawasan itu menjadi Kawasan Perlindungan Setempat yang artinya Perhutani dan masyarakat setempat betul-betul harus melindungi dan menjaganya agar tidak punah pohon-pohonnya.

Untuk itu Perhutani bersama masyarakat setempat agar kawasan area itu tidak rusak karena tangan-tangan jahilk maka KPH Parengan melaksanakan penanaman pohon bersama Forkopimca Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban beserta Stakeholder lain diareal hutan Kawasan Perlindungan Setempat (KPS) di petak 26 d, seluas 2,9 Ha RPH Mulyoagung, BKPH Mulyoagung, Senin (13/01/2020).

Baca Juga :  LMDH Ikuti Diklat PS Melalui Video Conference di Kantor KPH Jatirogo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Manajemen beserta karyawan KPH Parengan, jajaran BKPH Mulyoagung, Kapolsek Singgahan, AKP Ali Hanafi, Danramil Singgahan Kapten Infateri Hendrik, Camat Singgahan Gaguk Hariyanto. Masing-masing dari Forpimcam juga mengajak stsaf maupun jajarannya.

“Disamping Paguyupan Perguruan Pencak Silat Kecamatan Singgahan dan Montong, juga diikuti Pokdarwis Desa Mulyoagung, SMK Kehutanan Wali Sembilan, Gomang, Pramuka Saka Wanabakti, Saka Bhayangkara dan ibu-ibu Bhayangkari,” tutur Badar Asper BKPH Mulyoagung ke netpitu.com.

Dia menjelaskan kalau bibit penghijauan tersebut sebanyak 1000 pohon yang terdiri dari jenis Trembesi 200 Plances, ada bibit Kepoh sebanyak 200 Plances, bibit tanaman Nangka sebanyak 150 Plances, terlihat ada juga Sengon Laut 100 plances, buah Klengkeng sekitar 100 Plances, disebelah kanannya ada bibit tanaman Jambu Mente sebanyak150 Plances, bibit tanaman Bambu ada kalau sekitar 50 Plances dan Bibit Kopi jumlahnya ada 50 Plances.

Baca Juga :  Kodim dan Dishub Bojonegoro Buat Starting Grid Di Traffic Light

Administratur KPH Parengan Badaruddin Amin saat dihubungi wartawan media ini melalui selulernya mengatakan kegiatan ini merupakan program Perhutani menanam bersama stakeholder. Dia mengungkapkan sekaligus berharap bahwa penanaman ini tidak sekedar penanaman saja tapi harus ada tindak lanjut terkait pertumbuhannya dengan melibatkan semua pihak. Tanaman dihutan KPS harus dilestarikan untuk mencegah terjadinya erosi dibantaran sungai.

Banner IDwebhost

Kapolsek Ali Hanafi sempat melontarkan pesannya dalam sambutan, mengatakan bahwa program menanam yang dilakukan Perhutani sejalan dengan intruksi dijajaran Kepolisian Republik Indonesia yakni program kembalikan hutanku yang sekarang sedang digalakkan dengan program “Polri Peduli Penghijauan’.

Baca Juga :  Sholat Ied dan Penyembelihan Hewan Kurban Harus Terapkan Protokol Kesehatan

(met)

Bagikan :