oleh

PT Pindat Uji Coba Alsintan Traktor Roda 4

-EKONOMI-121 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Dalam rangka menunjang produksi pertanian dan mewujudkan kemandirian industri Alsintan Dalam Negeri untuk mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.

PT Bhirawa Megah Wiratama bekerja sama dengan PT Pindad melaunching Alat Produksi Industri Pertanian ( Alsintan ), sekaligus melakukan uji coba mesin (Discplouch dan rotary tiller) Tr 4 Pindad, di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Sabtu (13/04/2019).

Launching Alsintan ini dihadiri Direktur jendral PSP, Dr.Sarwo Edhy ,SP,MM, Direktur Pindad Heru Purianto,Dipl.ing, Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Lamongan dan Tuban serta Direktur Alsintan, Andi Nur alam syah, serta 100 petani dari Gapoktan, Bojonegoro, Tuban, Lamongan.

Uji coba Alsintan Traktor roda 4 itu dilakukan oleh Direktur Jendral Kementerian Pertanian Dr. Sarwo bersama rombongan di salah satu bidang sawah milik petani Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk.

Dirjen Prasarana Pertanian Dr. Sarwo Eddy menjelaskan untuk mengoptimalkan hasil para petani maka diperlukan Alsitan yang modern semacam ini.

Karena dengan alat yang canggih akan bisa membantu petani dalam mengolah lahan sawahnya. Sehingga tanah sawah menjadi gembur dan subur secara otomatis hasilnya pun meningkat.

“Saya mengapreasiasi atas apa yang dicapai PT Pindad dalam pembuatan Alsintan semisal traktor roda 4 ini. Akan tetapi perlu ada penyempurnaan biar jauh lebih baik lagi hasilnya dan lebih modern,” kata Sarwo Eddy.

Banner IDwebhost

Sementara itu Direktur Pindad Heru Purianto, menjelaskan bahwa PT Pindad tidak hanya dalam hal Bisnis Hamkam saja. Tetapi juga dalam hal industrisi jasa bahan peledak pertambangan dan pembikinan kereta api, alat berat.

” Berawal dari situ akhirnya kita membikin alat berat semisal ekcavator dan pada tahun 2019 kita membikin alat pertanian Tracktor serba guna,” terang Heru Purianto.

Tujuan PT Pindad memproduksi Alsintan ini, adalah untuk membantu pemerintah dalam program ketahanan pangan.

Karenanya PT Pindad akan mengembangkan terus dan meningkatkan produksi tracktor yang akan datang. Tentunya hal tersebut tidak dilakukan sendiri tetapi bekerjasama dengan Pt Bhirawa.

” Yang terpenting kita mengendepankan kualitasnya, ini sudah dilakukan uji coba kementrian pertanian. Saya yakin kedepan produksi Pindad akan meningkat dan jauh lebih baik lagi,” ujarnya lebih lanjut.

Sementara itu salah satu Gabungan Kelompok Tani asal Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Gasadi menyambut baik dengan apa yang dilakukan PT Pindad yang telah membuat Alsintan dan tidak hanya bikin senjata saja.

” Saya rasa produksi Pindat tidak kalah dengan bustan luar negeri. Disamping kualitasnya lebih baik, juga suku cadang onderdil mesinnya mudah didapatkan, kata Gasad.

(dan)

Bagikan :