oleh

Sekolah Model Terpadu Bojonegoro Gelar Olimpiade MIPA Tingkat TK

BOJONEGORO. Netpitu.com – Ratusan siswa Taman Kanak Kanak (TK) di Sekolah Model Terpadu (SMT) Bojonegoro hari sabtu (16/3/2019) beradu kecerdasan untuk memperoleh hasil terbaik dalam ajang olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) yang dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) setempat.

Olimpiade MIPA tersebut merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan siswa tingkat TK MT Bojonegoro guna mengukur kemampuan dan kesiapan siswa dalam mata pelajaran Matematika dan IPA.

“Ini bentuk kerjasama antara tenaga pendidik mulai tingkat TK, SD, SMP dan SMA Model Terpadu merupakan suatu keterkaitan sehingga dikatakan sebagai Sekolah Model Terpadu (SMT) Bojonegoro” terang Suripah selaku Kepala SDN MT.

Baca Juga :  Janjikan Sertifikat, Mantan Caleg PDIP Jerumuskan Petani Sekitar Hutan

Kepala SDN MT Bojonegoro mengatakan, tujuannya untuk menggali intelektual siswa TK dengan diadakan Olimpiade MIPA serta menghapus anggapan masyarakat bahwa Matematika dan IPA sebagai materi yang berat atau yang sulit. Olimpiade MIPA merupakan hal yang biasa dan bisa digali mulai dari TK.

“SMT Bojonegoro merupakan pelayanan pendidikan yang bisa digunakan atau dimanfaatkan oleh masyarakat Bojonegoro secara luas dan bukan merupakan satu lembaga yang sifatnya sementara ini dianggap mahal” jelas Kepala SDN MT Bojonegoro.

Baca Juga :  Gubernur Jatim Tindak Tegas SMA/SMK Pelaku Pungli

Masih menurut Suripah, kegiatan tahun ini berbeda dengan pelaksanaan olimpiade sebelumnya, Olimpiade sekarang para siswa TK sangat antusias, bahan yang disediakan cukup beragam, sehingga pembuatan kolase tergantung bahan apa yang dipakai oleh para peserta.

Terpisah, Fatimah selaku wakil dari wali murid menyampaikan, baru pertama kali anak saya mengikuti Olimpiade MIPA sehingga banyak hal baru yang perlu dipelajari dalam mengikuti kegiatan ini.

Banner IDwebhost

“Dengan mengikuti olimpiade ini banyak hal yang harus diketahui agar bisa mengetahui kemampuan, ketekunan dan kreativitas dari anak didik itu sendiri”, pungkas Fatimah kepada Netpitu.com.

Baca Juga :  Gubernur Jatim : Surat Keterangan Tidak Mampu Bisa Untuk Daftar PPDB SMA/SMK

(Pur)

Bagikan :