oleh

Pajak Bertongklek Pesan Melalui Kesenian

-EKONOMI-184 views

TUBAN. Netpitu.com – Kantor Perpajakan Pratama (KPP) Tuban menyelenggarakan Pajak Bertongklek dan Festival Mural di halaman kantornya, Jl. Pahlawan, No. 8 Tuban, Minggu (17/11/2019), pagi.

Belasan tim tongklek dari Kabupaten Tuban dan Lamongan unjuk seni mengolah gamelan. Menyajikan tampilan yang atraktif, sehingga menyulap pengunjung dan hadirin yang datang ke kantor pelayanan pajak tersebut.

Disisi lain juga nampak peserta mural mulai mengaduk cat pewarna kanvas tembok yang disediakan.

Sketsa sesuai desain dikembangkan dengan apik. Kuas dan beberapa alat pewarna lain dikreatifitaskan agar tampilan semakin bagus.

Baca Juga :  Perhutani Bersama PTPN XI Lakukan Panen Kerjasama Agroforestry Tebu

Mural yang dilombakan sengaja dengan tema pajak. Bahkan sub tema pajak mampu dikembangkan melalui kreatifitas jari jemari peserta.

Perpaduan warna dan kesesuaian gambar menajadi incaran juri yang menilai. Bahkan kerjasama kelompok juga turut menjadi poin.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P 2 Humas ), Nyoman Ayu Nisngsih yang turut datang melihat Festival tersebut bangga akan kreatifitas yang dilakoni oleh jajaran KPP Tuban.

Banner IDwebhost

Sebab, kantor pelayanan pajak mampu berevolusi dengan baik disegala bidang, khususnya dengan seni. Baik seni lukis dan seni musik yang diaplikasikan di Tongklek dan Mural.

Baca Juga :  LMDH Leran Terima Dana Sharing Produksi Kayu Dari Perhutani KPH Parengan

Menurutnya, pajak sangat diuntungkan dengan adanya festival ini. Karena bisa mengenalkan, mempromosikan dan melakukan sosialisasi secara luas kepada masyarakat langsung.

Kedepan, pajak akan terus berinovasi dan bertransformasi menjadi lebih baik melalui berbagai bidang.

“Kita bisa berubah dan mensosialisasikan melalui banyak cara, salah satunya dengan seni tongklek. Sangat bagus kegiatan ini, semoga bisa dicontoh jajaran lain,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Tuban, Eko Radnadi Susetio menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dipilih agar kebudayaan dan seni yang ada di Kota Bumi Wali ini memiliki nafas dan wadah. Serta bisa diperhatikan dengan baik dan memiliki panggung.

Baca Juga :  Datang ke Bojonegoro Ombudsman Lakukan Monitoring Penyelesaian Izin Pasar Ngampel

“Kesan dan pesan yang kita sampaikan dengan taat pajak dan sadar pajak itu tersentuh dengan seni. Sehingga bentuk sosialisasi kita menyeluruh dan bisa mengena ke masyarakat, ” katanya.

(met)

Bagikan :