oleh

Pengurus Himpaudi Cabang Tuban Dilantik

TUBAN. Netpitu.com  – Bupati Tuban H. Fathul Huda hadiri pelantikan Ketua pengurus Cabang Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan se-Kabupaten Tuban, di Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Sabtu,(16/11/2019).

Hadir juga dalam acara pelantikan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Tuban Qodiriyah Fathul Huda, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tuban Sri Rahayu Budi Wiyana, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Ketua Pengurus Wilayah Himpaudi Jawa Timur, dan Pengurus Himpaudi Tuban.

Dalam sambutannya, Bupati Huda mengucapkan selamat kepada seluruh anggota yang telah dilantik. Ia berpesan agar para pengurus Himpaudi Kecamatan dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

Dia sangat memuji kemandirian yang melekat dalam organisasi Himpaudi selama ini. Menurutnya, Himpaudi adalah organisasi paling mandiri dan bekerja tidak berorientasi pada materi.

“Belum ada organisasi se mandiri Himpaudi, semua anggotanya bekerja tanpa pamrih. Keistimewaan nya adalah kemandirian nya yang luar biasa,” puji orang nomor satu di Tuban ini.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga mengajak para guru Paud yang hadir dan tamu undangan untuk bersama bernyanyi lagu “Kasih Ibu”.

Bupati mengatakan, jika lagu tersebut sangat tepat untuk para guru Paud.

Banner IDwebhost

“Saya selalu kagum dan berterimakasih kepada anda semua, lagu ini rasanya sangat pantas dan cocok untuk menggambarkan anda semua. Semoga Allah meridhoi dan mencatat amal anda semua sebagai amal Sholeh, atas apa yang dilakukan oleh guru-guru Paud selama ini, yaitu mengerti, mengamalkan, dan mengajarkan ilmu kepada anak-anak,” kata Bupati.

Baca Juga :  25 Kepala SMP Negeri Lakukan Sertijab dan Penyerahan Memori Dharma Wanita

Bupati asal Montong ini juga berpesan, agar para guru selalu mencintai anak didiknya sepenuh hati.

Bukan hanya mengajar secara profesional tetapi membangun hubungan batin antara guru dengan anak murid.

“Berikanlah cinta yang tulus untuk anak didik, seperti ibu-ibu mencintai anak sendiri. Selalu menyebut murid dalam setiap doa agar menjadi amalan jariyah, nanti pasti kita akan mendapat imbalannya dari Allah,” tutur Bupati.

Ia menambahkan, keistimewaan menjadi guru adalah didoakan selalu oleh anak murid, terlebih jika memiliki ikatan batin atau hubungan baik dengan anak murid.

Dikesempatan yang sama, bupati juga menjelaskan tentang tantangan pendidikan saat ini. menurutnya, tantangan pendidikan di Indonesia adalah belum mampu berbuat atau mengimplementasikan.

‘Kita banyak ilmu tapi belum bisa diaplikasikan. Sehingga, meskipun penduduk kita besar, tetapi kualitas pendidikan masih rendah,” katanya.

Baca Juga :  Miliki SRA Terbanyak Kabupaten Tuban Terima Penghargaan Dari Kementerian PPPA

Untuk itu, tak hanya mengajarkan tentang ilmu pengetahuan, tetapi guru perlu mengajarkan anak anak tentang kemandirian.

Bagaimana mengubah orientasi berfikir anak agar mau menjadi mandiri, dan pemberani, juga peduli terhadap sesama.

“Ketiga hal ini penting. Saat ini banyak sarjana pintar lulusan Perguruan tinggi terbaik se-Indonesia, dan 95 persennya kebanyakan masih ingin menjadi pegawai, hanya 5 persen saja yang mau mandiri, berani untuk menjadi pengusaha, membuka lapangan kerja. Hal ini yang perlu kita perbaiki,” ungkapnya.

Untuk itu, mempersiapkan dari sekarang generasi muda Indonesia termasuk Tuban agar bisa bersaing di tahun 2045, dimana Indonesia memiliki bonus demografi. manfaatnya, akan banyak generasi emas yang bisa menjadi SDM unggul untuk membangun bangsa.

“Makanya, kita perlu membangun karakter anak sejak dini agar generasi emas ditahun 2045 dapat tercapai. Dan ini adalah tugas para Guru Paud,” pungkas bupati.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah Himpaudi Kabupaten Tuban Sutiarsih SPd MPd, mengatakan, Himpaudi akan terus berjuang untuk memajukan pendidikan Indonesia.

Meskipun Guru Paud belum ada kesetaraan, tetapi Himpaudi tetap tegar dan akan selalu profesional.

Baca Juga :  Mendikbud Wajibkan Sekolah Pasang Foto Presiden dan Wakil Presiden RI

“Memang sampai saat ini ketentuan Guru Paud belum ada kesetaraanya, tapi kita tidak boleh putus asa, kita harus tetap bersemangat mendidik anak-anak usia dini Indonesia,” kata Sitiarsih.

Ia juga menyampaikan, kepengurusan Himpaudi Kabupaten masa bakti 2019-2023, yang telah dilantik 12 November kemarin oleh Pengurus Himpaudi Jawa Timur akan terus meningkatkan kinerja dan program yang telah disusun.

Dia juga berpesan, Pengurus Himpaudi kecamatan yang baru dilantik untuk siap melaksanakan tugas dengan baik.

“Mari kita tingkatkan sinergi kita untuk Himpaudi lebih jaya,” tegasnya.

Selain itu, Ketua Pengurus Wilayah Himpaudi Jawa Timur Agus Setiawan SPd, juga berpesan agar Himpaudi Tuban juga terus meningkatkan sinergi dengan pengurus Jawa Timur dan pusat,

“Mari meningkatkan sinergi kita. Semoga kegiatan dapat berjalan sesuai yang direncanakan,” kata Agus.

(met)

Bagikan :