oleh

Terobsesi Pidato Presiden Jokowi, Kades Ngampel Cetak Brosur Arahan Presiden

BOJONEGORO. Netpitu.com – Terobsesi pidato Presiden Joko Widodo saat Rapat Koordinasi dengan Kepala daerah Kabupaten, Kota, Gubernur, Ketua DPRD, Kapolda, Kapoles, Kajari, Kajati, se- Indinesia, tentang investasi dan perizinan, Kepala Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Pudjianto, mencetak brosur arahan kebijakan Presiden Joko Widodo untuk disosialisasikan kepada warga Desa Ngampel. Pencetakan brosur itupun dibiayai sendiri dengan uang kantong pribadi Pudjianto.

Ditemui di tempat tinggalnya, Senin, (17/11/2019), Pudjianto, menuturkan bahwa kebijakan pemetintah pusat yang didampaikan kepada pejabat pemerintah itu perlu disebarluaskan ke masyarakat.

Sehingga warga paham dan mengerti bagaimana kebijakan pemerintah pusat dalam hal investasi dan kemudahan serta percepatan pelayanan perizinan yang harus diselenggarakan oleh pemerintah daetah Kabupaten dalam memberikan pelayanan perizinan di Bojonegoro.

Baca Juga :  Pemkab Selenggarakan Diklat Simpul Jaringan Geospasial 2019

“Dari dulu kebijakan presiden tentang pelayanan proses izin cepat sudah diperintahkan kepada aparat pemerintah di bawahnya. Tetapi nyatanya hingga kini mengurus izin di daerah masih membutuhkan waktu lama dan tidak ada standar tempo waktu pelayanannya,” kata Pudjianto.

Menurutnya brosur arahan kebijakan presuden Jokowi itu akan dibagikan kepada warga desa saat Musyawarah Desa yang mengagendakan sosialusasi pengeboran lokasi Sukowati – 003, yang direncanakan pada Selasa ( 19/11/2019), pukul 08.00 Wib.

“Nanti akan kita sampaikan kepada warga Desa. Ini lho kemauan pemerintah pusat soal izin dan investasi, dan apakah kebijakan pemerintah pusat ( Presiden Jokowi ) ini sama dan sudah diterapkan di Bojonegoro,” kata Pudjianto. Biar nanti masyarakat yang menilai sendiri, tambahnya.

Banner IDwebhost

Terkait arahan kebijakan pemerintah pusat dalam penanaman modal ( investasi ) dan kemudahan proses pelayanan petizinan cepat, Pudjianto berharap bida diterapkan di Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :  Kapolres Bojonegoro Yang Baru Bersyukur Bisa Bertugas di Tanah Kelahirannya
Inilah brosur arahan Presiden Jokowi yang dicetak dan dibagikan kepada warga desanya oleh Kepala Desa Ngampel, Kec. Kapas, Kab. Bojonegoro.

Mengingat jumlah angka pengangguran sekarang ini terus bertambah dan makin menyempitnya peluang berusaha masyarakat dalam upaya pengembangan dan pembangunan ekonomi masyarakat.

“Lapangan pekerjaan terbatas dan saling berebut, sementara masyarakat yang menganggur tambah banyak. Satu-satunya solusi adalah menciptakan lapangan kerja baru dengan cara membuka kran investasi masuk ke daerah ( kabupaten, red ) sebanyak-banyaknya,” ujar Pudjianto, lebih lanjut.

Hadirnya investasi baru harus dibarengi dengan pelayanan proses perizinan yang cepat dan tepat waktu. Tidak boleh molor sekehendak hati petugas penyelenggara pelayanan izin.

Baca Juga :  Penetapan Perda APBD TA 2020 Tuban Tercepat se- Jatim

“Pejabat penyelenggara pelayanan periznan harus berinovasi dan berani mengambil terobosan inovatif. Begitu juga bupati kepala daerah jangan menghambat proses pelayanan perizinan jika memang syarat-syarat adiministrasi maupun teknis yang ditentukan sudah terpenuhi,” ucapnya lagi.

Ia pun sangat berharap dengan kebijakan yang sudah disuarakan denganlantang oleh Presiden Joko Widodo itu bisa memberikan dampak positif terhadap proses perizinan pasar Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, yang hingga 5 tahun sekarang ini masih terjebak, terkatung-katung di Pemkab Bojonegoro.

(ro)

Bagikan :