oleh

Santri Wajib Jihat Pertahankan Kemerdekaan Indonesia

-GOODNEWS-68 views

Santri Sehat Indonesia Kuat Menjadi Komitmen Bersama Melewati Pandemi Covid-19

BOJONEGORO. Netpitu.com – Dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional (HSN), tepat pada tanggal 22 Oktober 2020 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar upacara HSN di Pendopo Pemkab Bojonegoro secara virtual yang di ikuti oleh Forkopimcam Se Kabupaten Bojonegoro di Pendopo Kecamatan setempat.

Dalam upacara tersebut turut dihadiri oleh Forkopimda, Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, Pimpinan Pondok Pesantren, Pimpinan Ormas, Ketua Baznas, Ketua BWI, Ketua IPHI, dan Penerima Hadiah Lomba HSN.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro H. Suhaji mengatakan, rasa terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang telah memberikan keluasan dan memfasilitasi yang berkaitan dengan hari santri ini, kami sampaikan bahwa Kemerdekaan Republik ini adanya merdeka yang kita rasakan adalah berkat perjuangan para santri dan ulama, untuk itu mari kita kenang, kita hormati dan ikuti para ulama.

Baca Juga :  Annivesarry Ke 5 Mobilio Chapter Barong Gelar Bakti Sosial

“Dalam Qoidah Hadis yang di sampaikan Nabi bahwa yang tertinggi dalam mengatur sistem kenegaraan ini adalah ilmul ulama, yaitu ilmunya para ulama, Insyallah kita ini menjadi pengikutnya para ulama”, terang Kepala Kantor Kementerian Agama Bojonegoro

Bupati Bojonegoro menyampaikan Sambutan dari Kementerian Agama RI dalam peringatan HSN 22 Oktober 2020 kita patut bersyukur bahwa kalangan santri memiliki hari teramat istimewa di mana tanggal 22 Oktober telah di tetapkan Presiden Joko Widodo menjadi Hari Santri, Melalui Keputusan Presiden Nomor 22 tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Baca Juga :  Bojonegoro Raih Penghargaan LPPPD 2018

“Ditetapkannya tanggal 22 tersebut merujuk pada “Resolusi Jihad” yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Resolusi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik antara 10 November 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan”, ucap Bupati Bojonegoro mengutip isi sambutan Menteri Agama.

Bupati Bojonegoro menambahkan untuk peringatan HSN tahun ini secara khusus mengusung tema “Santri Sehat, Indonesia Kuat” tema ini adalah jawaban dari komitmen kita bersama dalam mendorong kemandirian dan ke khasan Pesantren.

Baca Juga :  Sah, Pengurus SMSI Bojonegoro Dilantik

“Saya yakin jika santri dan keluarga sehat, bisa melewati pandemi Covid 19 dengan baik, insyallah negara kita dan Bojonegoro menjadi sehat dan kuat”, ungkap Bupati Bojonegoro.

Di akhir acara Bupati Bojonegoro bersama Forkopimda menyerahkan piagam penghargaan kepada pemenang lomba peringatan HSN yang di selenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro.

(pur)

Bagikan :