oleh

Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi

-BERITA, PERISTIWA-1.720 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Lonjakan penambahan kasus baru Covid 19 di Bojonegoro kian tak terkendali, dan Bojonegoro pun kembali ditetapkan sebagai zona merah covid-19 di Jatim dengan resiko penularan tinggi.

Setelah Minggu (20/12/2020) terdapat penambahan kasus 24 orang terkonfirmasi positif virus corona, pada Senin ( 21/12/2020 ) kemarin, bertambah lagi 37 kasus Covid19. Sehingga total jumlah dalam dua hari ini terdapat penambahan 61 orang penderita Covid.

Sementara itu, jumlah keseluruhan pasien Covid 19 di Bojonegoro yang hingga Senin kemarin masih dirawat mencapai 186 orang.

Baca Juga :  Menelisik BOP Pontren, MDT dan TPQ Untuk Pencegahan Covid-19 (3): Kankemenag Cuci Tangan ?

Selain terjadi penambahan kasus baru Covid 19 sebanyak 37 orang pada Senin (21/12/2020) juga terdapat pasien Covid meninggal sebanyak 2 orang dan 5 orang pasien dinyatakan sembuh.

Data akumulasi jumlah warga yang terpapar virus mematikan ini, hingga per Senin (21/12/2020) menjadi 987 orang. Dengan rincian, sembuh 726 orang, mati 85 orang dirawat 186 orang. Suspeck 284.

Tingginya pergerakan masyarakat menjelang akhir tahun ini Corona virusse disease 19 ( Covid 19 ) di Bojonegoro, kian menunjukkan keganasannya dan menjadikan warga ketir-ketir.

Dari jumlah 37 kasus baru Covid 19 tersebut wilayah Kecamatan kota Bojonegoro menjadi penyumbang tertinggi dengan 9 kasus baru Covid. Di Kecamatan kota ini jumlah pasien aktif mencapai 46 orang dan masih menjalani perawatan.

Baca Juga :  Konsultan Proyek Lokal Harus Lebih Unggul Dari Luar Daerah

Disusul empat (4) kecamatan lain dengan kasus konfirmasi Covid 19 cukup mencolok. Diantaranya, Kecamatan Kapas, 14 Kasus konfirmasi, Kecamatan Balen 13 kasus, Kecamatan Sumberejo 12 kasus, Kecamatan Kedungadem 11 kasus dan Kecamatan Sukosewu 10 kasus konfirmasi positif Covud 19.

Menurut Kabag Humas Pemkab Bojonegoro, Masirin, merebaknya kasus konfirmasi Covid19 ini terjadi karena mobilitas pergerakan masyarakat yang cukup tinggi. Sehingga random penularan menyebar dimana-mana ( 25 Kecamatan ).

Baca Juga :  Beda Nama Ijazah Bupati "Muk'awanah dan Anna Mu'awanah" Dilaporkan ke Polisi

Jika sebelumnya pandemi Covid19 di Bojonegoro sempat mereda, kini kembali mengganas dan menyerang hampir seluruh wilayah kecamatan. Dari 28 Kecamatan di Bojonegoro kini hanya menyisakan tiga (3) kecamatan dengan status nihil kasus konfirmasi positif Covid19.

“Dulu ( Nopember, red ) ada 15 kecamatan zero kasus konfirmasi Covid, sekarang hanya 3 kecamatan yakni Gondang, Sekar dan Ngambon yang zero kasus ( konfirmasi Covid ),” papar Masirin, kepada netpitu.com, via chat Whatsappnya.

(ro)

Bagikan :