oleh

Diperiksa Polda Jatim 3,5 Jam, Wabup Bojonegoro Dicecar 40 Pertanyaan

-HUKUM-603 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim selama tiga jam tiga puluh menit, Wakil Bupati Bojonegoro, Drs. Budi Irawanto. M. Pd. mengaku dicecar 40 pertanyaan oleh penyidik terkait kasus dugaan tindak pidana penggelapan dan atau penggelapan dalam jabatan dan TPPU Direktur PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS).

Wabup Budi Irawanto, diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan kasus tindak pidana penggelapan dan atau penggelapan dalam jabatan danTindak Pidana Pencucian Uang ( TPPU ), atas pemindahan rekening PT. ADS, yang melibatkan Plt. PT. Asri Dharma Sejahtera ( ADS ), yang juga Asisten ll Bupati Bojonegoro, Setyo Yuliono.

Kepada netpitu.com, Wabup Budi Irawanto, mengutarakan, salah satu pertanyaan yang diajukan penyidik adalah perihal SK bupati tentang pengangkatan Direktur PT. Asri Dharma Sejahtera ( ADS ) pada 2018.

Baca Juga :  KPK Akui Pernah Berikan Koreksi Kerjasama PI Antara PT. SER dan Pemkab Bojonegoro

Penyidik mempertanyakan adanya paraf wakil bupati dalam nota pengajuan konsep naskah dinas yang dibuat oleh bagian hukum Pemkab Bojonegoro, yang berkaitan dengan pemberhentian direksi PT. ADS dan pengangkatan Plt. ADS.

Dikatakan Wakil Bupati Bojonegoro, sesuai dengan ketentuan pasal 71 ayat 1 Permen nomor 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, bahwa pembubuhan paraf pada surat adalah sebuah hal semestinya dilakukan dan tentu asisten dan bagian hukum juga sudah menilai kesesuaiannya.

“Sehingga paraf diberikan dan selanjutnya disampaikan di meja bupati untuk ditangani atau tidaknya oleh bupati selaku pimpinan tertinggi di Pemkab Bojonegoro,” papar Wakil bupati Bojonegoro, kepada nepitu.com, Rabu, (23/09/2020) seusai menjalani pemeriksaannya sebagai saksi di Mapolda Jatim.

Baca Juga :  Perjuangkan Hak Rakyat, Mantan Ketua DPRD Bojonegoro Ajukan Gugatan Intervensi Kerjasama PI

Menanggapi pertanyaan penyidik tentang keterlibatan apa saja yang dilakoni Wabup Budi Irawanto, setelah Plt. direksi baru diputuskan. Wabup Budi Irawanto menjawab tegas, ia hanya tahu mengenai adanya nota dinas saja dan memberi paraf. Setelah itu ia tidak mengetahui keputusan serta putusan apa saja yang terkait dengan BUMD tersebut.

“Setelah paraf itu ya sudah. Saya tidak tahu apa-apa. Karena memang tidak ada komunikasi ataupun koordinasi lagi dengan pejabat Pemkab lain, terkait dengan PT. ADS,” jelas Budi Irawanto.

Lebih lanjut dikatakan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, ada beberapa pertanyaan lsin yang diajukan oleh penyidik Polda Jatim. Namun pertanyaan tersebut bersifat normatif, yakni menyangkut tentang peran dan tugasnya sebagai wakil bupati.

Baca Juga :  Agus SR Beber Pelanggaran DPRD Dalam Keputusan Kerjasama Pemkab Bojonegoro dan PT. SER

Ditanya soal pemindahan rekening, Budi Irawanto menyatakan tidak tahu. “Ya, memang tidak tahu dan juga tidak diberi tahu,” tegas Wabup Bojonegoro, Budi Irawanto.

Wabup Budi Irawanto, diperiksa penyidik Direskrimsus Polda Jatim, sekitar tiga jam tiga puluh menit. Mulai Pukul 09.30 Wib sampai dengan pukul 13.00 Wib.

(ro)

Bagikan :