oleh

Sisir Lokasi Perdagangan Polisi Bubarkan Kerumunan Orang

-BERITA-203 views

TUBAN. Netpitu.com – Sejak merebaknya Virus Covid 19 di berbagai daerah, Polres Tuban dan jajarannya gencar melaksanakan kegiatan penyuluhan dan imbauan kepada warga masyarakat diwilayahnya sebagai upaya pencegahan agar virus mematikan tersebut tidak berkembang.

“Pemerintah pusat dan daerah sudah mengeluarkan berbagai himbauan, agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat, lebih baik tinggal di rumah, bekerja dari rumah, menjaga jarak aman atau _social distancing_ dan menghindari keramaian, kerumunan massa, yang bisa menjadi salah satu media penyebaran Covid-19,” kata Kapolres Tuban AKBP Ruruh

Upaya Pemerintah lainnya juga telah diberlakukan seperti meliburkan sekolah, menutup tempat rekreasi, tempat hiburan serta tempat lain yang berpotensi menjadi titik kumpul massa dalam jumlah besar.

Sejalan dengan hal tersebut, Kapolri telah mengeluarkan Maklumat Nomor: Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Salah satunya adalah Masyarakat diminta untuk tidak keluar rumah atau tidak berkerumun yang bisa berpotensi  terkena virus Corona. Polres Tuban bergerak cepat mensosialisasikan maklumat tersebut dengan menempelkan diberbagai tempat keramaian, pusat kegiatan masyarakat untuk diketahui dan dipahami.

Semua pihak peduli dan bahu membahu dengan situasi dan kondisi yang berkembang terkait merebaknya Virus Corona dan juga  kesehatan masyarakat saat ini. Kepolisianpun turun langsung mengingatkan masyarakat agar mematuhi yang telah dianjurkan Pemerintah.

Banner IDwebhost

Pantauan di lapangan Senin malam (23/03/2020), nampak Polres Tuban dan 20 Polsek jajaran tadi malam aktif menyampaikan imbauan pada masyarakat agar tidak berkerumun dan juga  sesekali turun dari kendaraan patroli untuk mendatangi dan mengimbau  langsung warga yang berkerumun di tempat nongkrong kawula muda agar membubarkan diri dan pulang ke rumah.

Baca Juga :  Tanaman Bunga Vertical Garden Jembatan Kaliketek Banyak Rusak, Kontraktor Tak Lakukan Perbaikan

Tempat nongkrong anak muda yang paling digemari adalah warkop yang terletak di jln. Hayam wuruk, termasuk tempat lain yang tadi malam dibubarkan dalam kota adalah Andalusia Warung Kopi Tuku, Warkop Giras, Mondokan Point Cafe jalan Panglima Sudirman juga didatangi petugas.

Sedangkan dari Polsek semanding juga menghimbau dengan humanis agar para pengunjung segera membubarkan diri dan segera pulang kerumah masing-masing.

Puluhan anak muda yang semula asyik ngopi itu langsung membubarkan diri setelah membayar pesanan mereka.

Salah satu pengunjung mengatakan,” Saya rasa ini ajakan yang baik untuk mencegah penularan virus conona agar tidak meluas dan juga demi kebaikan bersama,” ujar Budi.

Kapolres Tuban menjelaskan himbauan ini seperti yang disampaikan oleh Pemerintah juga Maklumat Kapolri sudah jelas yaitu untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

“Masyarakat diminta untuk tidak keluar rumah atau tidak berkerumun yang bisa berpotensi  terkena virus Corona. Ini untuk kepentingan dan keselamatan kita semua .”Tegas Ruruh.

AKBP Ruruh juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan dilakukan setiap hari, sesuai dengan dinamika yang ada saat ini.

“Saya berharap seluruh masyarakat di Tuban, mawas diri dan turut berperan mencegah berkembangnya Covid19 ini,” imbuhnya.

Di Bojonegoro Patroli Gabungan Turun Lapangan Bubarkan Kerumunan.

Pembubaran kerumunan orang yang berkumpul dan terpusat pada satu titik lokasi di Bojonegoro juga dilakukan oleh petugas patroli gabungan, yang terdiri dari Polres Bojonegoro, Kodim 0813, dan Dinas Kesehatan. Patroli gabungan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan, SIK, MH dan Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto.

“Kita laksanakan Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dan Maklumat Kapolri dalam Penanganan Penyebaran Virus Korona (Covid-19),” ucapnya dalam sambutan yang dikutip netpitu.com di lokasi apel.

Baca Juga :  Beda Bupati Tuban dan Bupati Bojonegoro Soal Kebijakan Sholat Idhul Fitri

Kebijakan Pemerintah yakni tidak mengadakan kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya warga masyarakat atau massa dalam kondisi saat ini adanya Virus Corona sehingga bisa meminimalisir penyebaran virus.

Dia melanjutkan bahwa kegiatan patroli gabungan bertujuan untuk memberikan himbauan kepada tempat-tempat usaha lainnya seperti warung, cafe dan lain – lain yang kerap melakukan aktifitas sampai pagi.

“Sehingga kali ini sampai dengan pukul 22.00 WIB dihimbau harus sudah tutup,” paparnya.

Dia menegaskan lagi apabila kedapatan masih beroperasi atau masih buka pihak Kepolisian bisa menggunakan diskresinya untuk membubarkan kerumunan massa secara persuasif dan humanis, guna untuk kebaikan bersama.

Setelah dilaksanakan apel gabungan, untuk Tim Satu yang dipimpin Kapolres Bojonegoro dan didampingi Dandim 0813 Bojonegoro, sedangkan Tim Dua dipimpin Kabag Ops, Kompol Jeni Al Jauza.

Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan yang didampingi Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto beserta 20 personil menyisir jalan Untung Suropati, Gajah Mada, Basuki Rahmad.

Sesampai di jalan Basuki Rahmad tepatnya di salah satu cafe pada pukul 22.00 WIB masih buka dan penuh pengunjung akhirnya dilakukan himbauan untuk tutup dan saat dilakukan pemeriksaan pengunjung cafe.

Di dalam kedapatan tiga remaja masih berstatus pelajar kelas XII dari salah satu sekolahan di Bojonegoro kedapatan ngopi sambil merokok dan diberikan sangsi peringatan serta upaya pemanggilan orang tua untuk datang ke Sat Binmas Polres Bojonegoro.

Patroli gabungan dilanjutkan ke jalan Lettu Suwolo, di jalan ini juga kedapatan salah satu cafe masih buka akhirnya dilakukan himbauan untuk tutup, dilanjutkan ke jalan Veteran dan Terminal Bus Rajekwesi.

Baca Juga :  IGTKI Kedungadem Nekat Gelar Lomba Mewarna Di Tengah Pandemi Corona, Kabid Dikmas dan PAUD Dinas Pendidikan Geram

Dalammketerangannya kepada media, Kapolres mengatakan, TNI, Polri dan Dinas Kesehatan berkeliling melakukan sosialisasi dan himbauan kepada warga masyarakat agar mematuhi ajakan Pemerintah untuk bekerja dari rumah (work from home) serta menjaga jarak dalam berinteraksi dengan orang lain (social distancing).

“Sudah jelas himbauan dari Pemerintah pusat, Maklumat Kapolri dan Instruksi Bersama yang digagas oleh Pemkab Bojonegoro, Polres Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro,” cetusnya.

“Ajakan Pemerintah sudah jelas, bekerja, belajar, dan beribadah di rumah. Hal yang paling penting kita betul-betul disiplin dalam melaksanakan social distancing dengan jarak 1 meter dengan sekeliling kita dan juga menghindari kegiatan-kegiatan berkumpul untuk sementara waktu.

Tadi di salah satu cafe kedapatan tiga remaja berstatus pelajar kelas XII sambil merokok, padahal untuk kelas XII mendekati Unas, kita beri peringatan dan orang tuanya untuk datang ke Sat Binmas,” kata AKBP M Budi Hendrawan.

Masih menurut, Kapolres Bojonegoro, kegiatan himbauan bagi pelaku usaha, warung, warkop dan cafe terus menerus dilakukan Polres Bojonegoro dan Polsek jajarannya dan instansi lain, agar upaya memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease atau COVID-19 dan kasus ini bisa dipahami oleh masyarakat sehingga secara sadar masyarakat dapat melaksanakan imbauan Pemerintah sehingga pada akhirnya akan timbul kesadaran dan disiplin masyarakat bahwa apa yang dilakukan adalah untuk kepentingan bersama.

“Kepada masyarakat agar mengerti dan memahami apa yang dilakukan oleh Pemerintah saat ini untuk kebaikan bersama,” pungkas Kapolres.

(met/ yon)

Bagikan :