oleh

Pengembangan Destinasi Wisata Perlu Intervensi Pemkab

-GOODNEWS-49 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Desa Rendeng, Kecamatan Malo, tahun ini kembali menggelar festival gerabah 2, yang di gagas oleh Pemerintah Desa Rendeng, Sabtu, (27/4/2019).

Menurut Kades Rendeng, festival gerabah ini merupakan satu-satunya di Bojonegoro . Ajang festival digelar sebagai media memperkenalkan industri gerabah dan wisata di Bojonegoro agar dikenal bukan hanya di Bojonegoro tetapi juga dikenal diluar Bojonegoro.

Sementara itu Wakil bupati Bojonegoto, Budi Irawanto, yang hadir dalam festival tersebut mengatakan harus ada campur tangan pemerintah dalam pengembangan destinasi pariwisata di Kabupaten Bojonegoro. Khususnya terkait infrastruktur dan penunjang lainnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Bojonegoro Pimpin Upacara Pelepasan Peserta Latsitardanus ke 39

“Untuk pada tahun ini Desa Rendeng Kecamatan Malo akan dilaksanakan revitalisasi kawasan berupa gedung edukasi dan ruang terbuka hijau guna mendukung pengembangan Industri gerabah dan pariwisata di Kecamatan Mal,” ujar Budi Irawanto, saat membuka festival gerabah di Desa Rendeng, Kec. Mapo, Sabtu, (27/4/2019)..

Pengembangan potensi wisara menurut Wabup, merupakan tanggung jawab Pemerintah, sehingga diharapkan bukan hanya dukungan infrastruktur saja tetapi juga berupa pembinaan-pembinaan terhadap peningkatan hasil produksi gerabah, dengan menggunakan tehnik-tehnik yang modern dan variatif.

Baca Juga :  RSUD dr. R. Koesma Luncurkan Inovasi Layanan Publik

Selain itu Budi Irawanto juga menyampaikan dalam rangka pengembangan industri Pariwisata di Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas PMD juga akan menyalurkan Bantuan Keuangan kepada Kelembagaan BUMDES sebesar 100 juta yang fokus mengelola pariwisata dan agrobisnis, tandasnya.

Sebelum membuka acara festival gerabah tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro bersama warga masyarakat desa Rendeng melakukan kirab sejauh 1 Km dari Pusat Kerajinan Gerabah sampai ke Balai Desa Rendeng.

Banner IDwebhost

(*/dn)

Bagikan :