oleh

UWI UNGU Bojonegoro Manisnya Menggoda Selera

BOJONEGORO. Netpitu.com – Tahukah anda bahwa di Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, terdapat tanaman jenis umbian yang dikenal dengan nama Uwi. Jika kebanyakan Uwi yang anda temui berwarna putih, maka Uwi yang di Margomulyo ini memiliki warna Ungu. Jadilah ia disebut UWI UNGU.

Yang menarik dari umbi-umbian warna ungu ini, selain warnanya yang bikin menarik minat untuk menyantapnya. Adalah juga rasanya yang manis umbinya,  yang semanis harga tiap kilo yang dibanderolnya.

Uwi Ungu, memiliki citarasa manis yang menggoda lidah ( anda tak akan percaya jika belum mencobanya ). Rendah kalori, rendah pula kadar gulanya. Sekali mencoba, ditanggung anda tidak akan berhenti ingin memakannya.

Eksotisme rasa umbi Uwi Ungu Margomulyo, saat ini menjadi barang buruan pedafang kuliner di sekitar Ngawi, Solo, dan Yogjakarta.

Baca Juga :  Keberangkatan Jemaah Haji Tahun Ini Belum Jelas

Bagi petani, tanaman umbi Uwi Ungu memiliki kelebihan dibanding tanaman umbi akar lainnya, seperti Singkong, Ketela dan umbi Uwi Putih.

Dalam keadaan panen raya, harga Singkong hanya Rp. 1.500,- per kilo gram, demikian pula dengan ketela rambat dan umbi Uwi Putih. Bahkan harga Jagung pun kalah mahal jika dibanding dengan harga umbi Uwi Ungu.

Mau tahu harga Uwi Ungu per kilogramnya ?.

Uwi Ungu Bojonegoro ini jadi buruan penggemar kuliner di Yogjakarta.

Menurut Ir. Jakinem, Petugas Penyuluh Lapangan ( PPL ) Pertanian, Desa Margomulyo, harga satu kilogram Uwi Ungu berkisar Rp. 5.000,- sampai dengan Rp. 6.000,-.

Dan setiap buah umbi Uwi Ungu beratnya bisa nencapai 3 – 5 Kg. Untuk masa tanam hingga produksi siap panen, umbi Uwi Ungu membutuhkan waktu sek8tar 7 bulan. Durasi masa tanam lebih pendek dibanding Singkong yang memakan waktu sekitar 11 bulan.

Baca Juga :  73 Pondok Pesantren di Bojonegoro Dapat Bantuan Alkes Dari Kemenkes

Tentunya harga ini masih bisa naik lagi, tergantung jumlah ketersediaan Uwi Ungu yang ada di petani.

IKON PERTANIAN BARU BOJONEGORO.

Tanaman UWI UNGU sudah seharusnya menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Karena selain keunikan warna dan citarasa manisnya, umbi Uwi Ungu mempunyai nilai keenomian yang tinggi dibanding tanaman Jagung, Singkong, Ketela rambat, dan Uwi Putih, yang sekarang ini banyak ditanam petani di lahan kering.

Sebagai daerah yang memilki kawasan hutan terluas di Jawa timur, dan jumlah petani hutan yang cukup banyak jumlahnya. Sudah selayaknya jika Pemkab melalui dinas Pertanian dan Perkebunan memberikan perhatian khusus untuk pengembangan produksi tanaman budidaya Uwi Ungu, di wilayah kawasan hutan.

Ir. Jakinem ( baju hijau ) PPL Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kab. Bojonegorotengah memarekan umbi Uwi Ungu.

Siapa tahu dengan jumlah produksi umbi Uwi Ungu yang tinggi, mampu mendongkrak perekonomian warga petani kawasan hutan. Sekaligus mendongkrak branding Bojonegoro sebagai daerah penghasil Uwi Ungu. Menyamai Pujon, yang dikenal dengan ketela madunya dan Magetan dengan ketela ungunya, atau Ubi Cilembu dari Sumedang.

Baca Juga :  Adm. Perhutani KPH Parengan Dorong Peningkatan Kinerja Karyawan

Nah, bagi warga petani yang mengolah lahan kering, dan petani hutan di Bojonegoro khususnya, yang ingin mencoba menanam umbi Uwi Ungu ini, bisa hubungi Ir. Jakinem, PPL Margomulyo.

Bagi penggemar kuliner organik, silakan berburu Uwi Ungu di Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro. Dijamin sekali mencoba ingin terus memakannya.

( ro )

Bagikan :