oleh

Tak Berizin, Dinas Perizinan dan Satpol PP Tutup Paksa Batching Plan di Kasiman

-HUKUM-104 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Satpol PP bersama Dinas Perizinan Bojonegoro kembali lakukan penertiban usaha tanpa izin, kali ini yang jadi sasaran Batching plan di Kasiman, Senin, (28/10/2019).

Penutupan Batching plan di Kasiman timbulkan kontroversi lantaran industri batching plan yang berada di Kasiman tersebut sengaja didirikan untuk memenuhi kebutuhan bahan readymix beton untuk pembangunan proyek jalan poros Kecamatan di wilayah tersebut.

Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu Terpadu, Gunardi, mengatankan penutupan terhadap industri batching plan merupakan kebijakan pimpinan daerah.

Baca Juga :  Dua Buron Komplotan Penjahat Asal Sumatera Ditembak di Bojonegoro

“Hanya ditutup sementara, nanti setelah ada izinnya baru boleh beroperasi. Izinnya sudah diurus tetaoi masih dalam proses,” ujar Gunardi, yang dikonfirmasi di rumah dinas Sekda, Senin, (28/10/2019).

Menurut Gunardi, di Bojonegoro ada sekitar 9 unit industri Batching plan yang belum mengantongi izin. Industri tanpa izin tersebut nantinya juga akan dioperasi dan ditutup operasionalnya.

Baca Juga :  Di Prosesi Manganan Mbah Pring, Izin Pasar Ngampel Pun Didoakan Segera Ditanda Tangani

Termasuk induatri batching plan yang berada di Desa Mojodesa, Kecamatan Kapas, dan batching plan ilegal lain di beberapa Kecamatan. Seperti Gondang dan Sekar.

Sementara itu para pengusaha kontruksi yang selama ini menggunakan jasa industri batching plan Kasiman menyayangkan penyegelan dan penutupan batching plan tersebut. Lantaran selama ini mereka mendaoatkan pasokan kebutuhan readymix beton dari perusahaan industri itu,

Banner IDwebhost

“Ini bisa mengganggu kelancaran penyelesaian proyek jalan yang waktunya semakin mepet,” ujar salah seorang pengusaha kontruksi kepada netpitu.com.

Baca Juga :  Nurul Azizah Sekda Perempuan Pertama Pemkab Bojonegoro

(yon)

Bagikan :