oleh

Sigit Kushariyanto : Refleksi Dua Tahun Kepemimpinan Anna -Wawan di Bojonegoro

BOJONEGORO. Netpitu.com – Selasa, 29 September 2020 hari ini, genap dua tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati Bojonegoro, Ana Muawanah dan Budi Irawanto. Moment inipun menjadi sorotan tersendiri bagi Sigit Kushariyanto, dari Fraksi Golkar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bojonegoro.

Dalam tukisan yang diberi judul “Refkeksi Dua tahun kepemimpinan Bu Anna dan Mas Wawan, sebagai bupati dan wakil bupati Bojonegoro. Sigit Kushariyanto menyampaikan beberapa pendapatnya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat, sekaligus sebagai masyarakat Bojonegoro.

Bagi mantan ketua Ketua DPRD Bojonegoro itu, ada yang perlu dicatat sebagai keberhasilan Ana – Wawan selama memimpin Kabupaten Bojonegoro dalam dua tahun ini.

Pertama, adanya kemajuan pembangunan, terutama di bidang infrastruktur jalan dan juga di sektor pertanian dan pendidikan.

Menurut wakil ketua Komisi B DPRD Bojonegoro ini, program-program pembangunan yang direalisasikan bupati dan wakil bupati, Ana – Wawan, tepat sasaran.

Seperti misal, program KPM ( Kartu Petani Mandiri ) di bidang pertanian dianggap mampu menggerakan aktivitas di sektor pertanian. Komitmen untuk merealisasikan program -program yang dijanjikan semasa kampanye pun dilaksanakan dengan jelas dan nyata.

Baca Juga :  Bojonegoro Raih Penghargaan LPPPD 2018

Begitu pula dengan janji pembangunan infrastruktur jalan antar kecamatan, yang telah direalisasikannya dalam dua tahun terakhir ini.

Meski belum tuntas, tetapi Sigit meyakini semangat membangun Bojonegoro yang digelirakan Ana – Wawan sebagai pemimpin Bojonegoro telah dibuktikan dengan nyata.

“Efek pembangunan itu berdampak nyata pada meningkatnya indikator sosio ekonomi. Angka IKM ( Indek Kepuasan Masyarakat ) naik menjadi 88 persen, IPM ( Indek Pembangunan Masyarakat ), Nilai Tukar Petani (NTP) pun meningkat tajam,” ujar Sigit Kushariyato, kepada netpitu.com, Selasa, ( 29/09/2020).

“Ini tidak lepas dari digelorakannya program kebijakan prioritas pembangunan yang dilaksanakan oleh bupati dan wakil bupati Bojonegoro, Ana Muawanah dan Budi Irawanto,” tegas Sigit Kushariyanto.

Melihat fakta kemajuan pembangunan di Bojonegoro ini, Sigit Kushariyanto yang memimpin rapat paripurna istimewa serah terima jabatan bupati-wakil bupati terpilih periode 2018-2023 saat itu, merasa puas dan mengapresiasi kinerja bupati dan wakil bupati, Ana – Wawan.

Politikus partai Golkar itupun mengutip Gubernur Sukarwo saat datang di acara serah terima bupati dan wakil bupati di pendopo Pemkab Bojonegoro waktu itu.
Bahwa 84 persen masyarakat Bojonegoro adalah petani, tapi hanya mendapatkan 14 persen impectnya.

Baca Juga :  Kemenag Bojonegoro Buka Kembali Layanan Umroh

“Jadi yang harus digenjot adalah bagaimana menciptakan model ekonomi kreatif sektor pertanian mulai hulu sampai hilir, yang bisa mempunyai nilai tambah ekonomi bagi petani,” ucap Sigit mengutip Sukarwo.

Catatan kedua, Sigit Kushariyanto, dalam refleksi dua tahun pemerintahan Ana Muawanah dan Budi Irawanto, adalah terkait dengan kualitas penyelenggaraan pemerintahan yang mesti harus ditingkatkan. Terutama sinergitas kerja dengan pimpinan dan anggota DPRD Bojonegoro sebagai mitra kerja bupati dan wakil bupati.

“Bagaimana didalam keberhasilan bupati -wakil bupati, secara konstitusional terdapat pula peran DPRD yang telah bekerja maksimal dalam mengimbangi semangat bupati dan wakil bupati dalam melaksanakan program pembangunan di Bojonegoro,” kata Sigit Kushariyanto, lebih lanjut.

Kepada bupati dan wakil bupati, ia berharap agar ada peningkatan intensitas komunikasi ke DPRD sehingga laju pembangunan di Bojonegoro lebih bisa digerakan dengan cepat. Baik pembangunan infrastruktur, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat yang mengacu kepada kebutuhan daerah.

Baca Juga :  Gelar Seni Budaya Dan Promosi Wisata Bojonegoro 2020

Kepada netpitu.com, Sigit Kushariyanto, juga mengapresiasi Program Pedagang Mandiri.

Karena adanya program tersebut telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat Bojonegoro. Dari program tersebut jumlah dan profesi pedagang semakin bisa terinventarisir.

Dengan dilaksanakan SKIM pinjaman perbankan, pembinaan pedagang, dan klaster – klasternya telah memudahkan identifikasi yang dilakukan oleh petugas perbankan.

Di dunia pendidikan, program pemberian bantuan dana untuk penyelenggaraan pendidikan Madrasah Diniyah, dan Taman Pendidikan Qur’an yang dalam dua rahun terakhir ini nilainya terus ditingkatkan.

Hal tersebut merupakan bukti tak terbantahkan, kedua anak bangsa yang menjadi bupati dan wakil bupati Bojonegoro ini ( Ana Muawanah dan Budi Irawanto ),telah mewujudkan janji kampanyenya saat Pilkada 2018 lalu.

( ro )

Bagikan :