oleh

Demi Kelestarian Hutan dan Cegah Bencana, Sekar Perhutani KPH Parengan Tanam Pohon Mahoni dan Trembesi

-GOODNEWS-200 views

TUBAN. Netpitu.com – Perum.Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan memberikan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam pembangunan hutan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekitar desa hutan sekaligus melestarikan umber daya hutan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Administrator (Adm.) Perhutani KPH Parengan, saat melakukan penanaman bersama Forpimca Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Selasa, ( 9/12/2020), di wilayah hutan Ngawun, RPH Ngawun, BKPH Parengan Utara, Kecamatan Parengan, Tuban.

Aksi penanaman itu dilakukan di Petak 10 i dan 10 n. Adapun pohon-pohon yang ditanam di tanah seluas 0,8 hektar ini, berupa Mahoni sebanyak 300 pohon, dan Trembesi sebanyak 200 pohon.

Dipilihnya kedua tanaman keras tersebut dimaksudkan untuk menanggulangi dan mencegah bencana banjir dan tanah longsor di saat musim penghujan.

Administratur KPH Parengan, Setyo Salindra Putri, yang datang bersama jajaran managemen Perhutani KPH Parengan, dan Danramil Kecamatan Parengan, Kapten Inf. Sunaryo, Kapolsek Parengan yang diwakili oleh Aiptu Iswanto, Lembaga Masyarakat Desa (LMDH) Wono Subur, Desa Ngawun, Kecamatan Parengan serta jajaran Kesatuan Resort Pemangkuan Hutan ( KRPH) BKPH Parengan Utara, mengatakan Serikat karyawan (Sekar) Perhutani maupunbSP2P memiliki satu kewajiban yang sama dalam membangun hutan lestari yang mampu memajukan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

Baca Juga :  Setelah Terima SK PPPK 479 Harus Patuhi Peraturan Pemkab

“Dalam membangun dan menjaga kelestarian hutan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada keterlibatan berbagai pihak, baik itu aparat pemerintah, masyarakat dan terutama karyawan Perhutani itu sendiri,” ujar ADM. KPH Parengan, Setyo Salindri Putri, di hadapan Forpimca Parengan dan karyawan Perhutani dan LMDH yang hadir.

Serikat Karyawan Perhutani KPH Perengan, saat lakukan penanaman pohon bareng Forpimca Kecamatan Parengan, Kab. Tuban. Selasa (29/12)2020).

Dalam Kesempatan ini Administartur Setyo Salindra Putri mengatakan terima kasih kepada teman- teman Serikat Karyawan Perhutani maupun SP2P di Perhutani ada dua Perkumpulan Karyawan tapi selalu bisa menjaga kebersamaan kondosif bisa menyatu dan tidak berjalan sendiri – sendiri selalu kompak harmonis sehingga apa yang kita inginkan apa yang menjadi tujuan Perusahaan membuat hutan lestari masyarakat sejahtera dan tentunya karyawan sejahtera bisa tercapai,” ungkapnya

Baca Juga :  Tiga Desa di Kecamatan Kapas Dapat Bantuan Renovasi Rumah dari EMCL

Kita tidak bisa bekerja sendiri dan harus selalu kompak harmonis sehingga apa yang kita inginkan dan apa yang menjadi tujuan Perusahaan membuat hutan lestari masyarakat sejahtera dan tentunya karyawan sejahtera bisa tercapai, lanjut Salindri Putri.

Menanggaou aksi tanam bareng itu, Camat Parengan, Eko Suhartadi mengatakan kehadiran Adm. KPH Parengan di Kecamatan Parengan diyakini akan membawa angin segar bagi masyarakat Parengan dan steakholder Perhutani di wilayah Parengan.

” Kami tetap bekomitmen untuk menjalin kerjasama dengan Perhutani dan steakholder yang ada dibawahnya serta LMDH. Semoga kegiatan penanaman pohon ini bisa menjadi pemicu semangat dalam meraih tujuan Perhutani dalam mensejahterakan masyarakat dan menjaga kelestarian hutan,” ucap Camat Parengan, Eko Suhartadi.

Dikatakan lebih lanjut, terkait dengan penanggulangan bencana, ini sangat penting karena di wilyah Tuban ini banyak hutan yang berada di lereng – lereng gunung yang harus ditangani dengan baik. Kalau tidak, dipastikan akan berpotensi mendatangkan bencana.

Baca Juga :  Dari Pimpinan Daerah, Tenaga Kesehatan Hingga Tokoh Masyarakat Terima Vaksinasi Covid-19

“Apalagi di Kecamatan Parengan ini juga dilewati Kali Kening, yang membentang dari Kecamatan Jatirogo sampai hulunya di Desa Selogabus Kecamatan Parengan,” terangnya.

Di tempat yang sama Ketua Dewan Pengurus Daerah Serikat Karyawan (Sekar) Perhutani KPH Parengan Moch Badar, mengatakan pemilihan lokasi penanaman hutan bersama ini didasarkan pada pengamatan di wilyah petak 10 i dan petak 10 n, yang sering terjadi tanah longsor dan banjir yang melintas di jalan raya.

Selain dilakukan penanaman pohon bersama Forpimca, pada kegiatan tersebut juga dilakukan komitmen bersama oleh 6 Asper untuk menjadikan target keberhasilan tanaman. untuk tanaman tahun ke I 2020 harus mencapai 95%, tanaman tahun ke II, 92% dan tanam Ke III 87,5 %.

(to/ags)

Bagikan :