oleh

Mendikbud Ajak Kepala Daerah dan Kadiknas Cegah Siswa Ikut Aksi Unras

BOJONEGORO.Netpitu.com – Program Police Go School, Kapolsek Sumberrejo AKP Imam Kanafi pada hari Senin (30/09/2019) menjadi pembina Upacara bendera di SMA Negeri 1 Sumberrejo. Dalam upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin tersebut diikuti oleh seluruh siswa SMA N 1 Sumberrejo beserta seluruh guru dan staff.

Dalam sambutannya, Kapolsek mengajak seluruh siswa yang merupakan generasi muda penerus bangsa untuk menjadi generasi yang unggul, generasi yang lebih baik dan berusaha keras untuk meraih prestasi. Selain itu juga mengajak untuk menjadi generasi yang memiliki kecerdasan dan karakter yang mantap dan memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  Terobsesi Pidato Presiden Jokowi, Kades Ngampel Cetak Brosur Arahan Presiden

“Sebagai mana tema HUT Kemerdekaan RI ke 74, yaitu Presiden RI Jokowi berharap Indonesia memiliki generasi yang unggul, generasi yang dapat meneruskan cita – cita para pendahulu untuk menjadikan negara yang maju dan bisa bersaing dalam dunia Internasional”, ajak Kapolsek.

Selain mengajak untuk menjadi generasi yang unggul, Kapolsek yang juga membacakan amanat Kapolres Bojonegoro dalam sambutannya mengajak para siswa untuk lebih bijak dalam bermedia sosial, dimana saat ini banyak berita hoax yang menyebar melalui media sosial.

Baca Juga :  Cabuli Anak Dibawah Umur Kakek Ini Terancam Hukuman 15 Tahun

Munculnya internet sebagai awal kemajuan teknologi saat ini kata Kapolsek, masyarakat menjadikan internet sebagai sarana untuk mencari informasi serta berinteraksi melalui media sosial yang dapat menghubungkan antar manusia keseluruh dunia.

“Perkembangan teknologi sangat berperan penting dalam ilmu pengetahuan dan pola berinteraksi dengan sesama”, imbuh Kapolsek.

Dalam amanatnya juga, Kapolsek mengajak para pendidik untuk lebih memberikan pengawasan kepada siswanya untuk mencegah tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa yang akhir – akhirnya turut diikuti oleh siswa – siswa setingkat SMA dan SMK karena berpotensi terjadinya kekerasan.

Banner IDwebhost

“Melalui surat edaran dari Mendikbud pada tanggal 27 September 2019 yang lalu, Bapak Menteri mengajak seluruh Kepala Daerah dan Kepala Dinas Pendidikan untuk melakukan pencegahan keterlibatan siswanya dalam aksi unjuk rasa”, ucap Kapolsek.

Baca Juga :  13 ASN Dinas Pendidikan Bojonegoro Ajukan Proses Cerai

(pur)

Bagikan :