oleh

Berburu Rekom PPP di Pilkada Tuban, Eko Wahyudi Mainkan Kartu Kosong

-BERITA-464 views

TUBAN. Netpitu.com – Kendati telah ditinggalkan oleh Partai Amanat Nasional ( PAN ), namun bakal calon bupati Eko Wahyudi, tetap ngotot ingin meraih dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan yang kini mendukung Setiadjit.

Dengan merangkul alumni santri pondok Sarang dan sejumlah kader PPP, Eko Wahyudi, seolah ingin membalas perlakuan politik yang dilakukan PAN terhadap dirinya.

Selain itu, Eko pun juga menangih janji pada DPC PPP Tuban, untuk diusulkan mendapat dukungan rekomendasi pencalonan bupati – wakil bupati dari DPP PPP.

Entah kartu apa yang akan dimainkan Eko Wahyudi, namun yang jelas Bacabup yang batal mendapat dukungan PAN ini, 99,9 persen bakal hanya menuai kekecewaan untuk yang kedua kalinya.

Lantaran rekomendasi dukungan PPP yang sekarang hendak direbutnya dari pasangan Setiadjit – Armaya, dipastikan tak bakal tercabut atau berpindah ke tangan Eko Wahyudi.

Menanggapi desakan alumni santri Sarang tersebut, Wakil Ketua DPW PPP Jawa timur, H. Sunaryo Abuma’in, SH. MH. kepada netpitu.com, mengatakan bahwa rekom PPP untuk Pilkasa Tuban sudah final diberikan kepada pasangan Setiadjit – Armaya.

Upaya Eko Wahyudi dalam merebut rekom PPP dari Setiadjit hanya akan membuahkan kesia-siaan dan kekecewaan. Karena bagi PPP pertimbangan politisnya sudah jelas. Berapa kursi dukungan dari partai yang sekarang ini sudah didapatkan Eko Wayudi ?.

Dengan hengkangnya PAN, praktis Eko Wahyudi hanya mengantongi dukungan dari partai Gerindra yang menguasai 5 kursi dan Nasdem yang hanya memiliki 2 kursi DPRD Tuban. Jika ditambah PPP yang punya 2 kursi, maka total jumlah kursi dukungan baru 9 kursi.

Sedangkan syarat pendaftaran sebagai peserta Pilkada calon kepala daerah wajib memiliki dukungan 20 persen kursi dukungan DPRD, atau 10 kursi untuk Kabupaten Tuban.

Dengan demikian, kendati PPP bergabung mendukung Eko Wahyudi, jumlah kursi dukungan yang dimiliki Eko Wahyudi, tidak mencukupi kuota minimal, yang berjumlah 10 kursi.

“PPP hanya punya 2 kursi. Jadi ya percuma jika rekom dukungan PPP diberikan pada Eko,” papar Wakil ketua DPW PPP Jatim, kepada netpitu.com, Senin, (31/08/2020). Terlebih sekarang ini partai Gerindra juga sudah mengalihkan dukungannya ke pasangan Setiadjit – Armaya.

Lantaran Eko Wahyudi dinilai tidak mampu memenuhi 10 dukungan kursi DPRD Tuban. Sehingga percuma jika mereka harus mempertahankan dukungan partainya pada Eko Wahyudi.

(ro)

Penulis, Edy Kuntjoro.

Bagikan :