Bikin Penasaran, 171 BB Tilang di Polres Bojonegoro Belum Diambil Pemiliknya

- Tim

Selasa, 1 Januari 2019 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Bojonegoro, AKBP. Ary Fadky, SIK, MH, M.Si, saat lakukan saat lakukan Analisa dan Evaliasi Kamtibmas Polres Bojonegoro 2018, di Polres Bojonegoro, Senin (31/12).

Kapolres Bojonegoro, AKBP. Ary Fadky, SIK, MH, M.Si, saat lakukan saat lakukan Analisa dan Evaliasi Kamtibmas Polres Bojonegoro 2018, di Polres Bojonegoro, Senin (31/12).

BOJONEGORO. Netpitu.com – Kapolres Bojonegoro, AKBP. Ary Fadky, SIK, MH, M.Si, menghimbau kepada masyarakat yang kendaraannya pernah menjadi korban kejahatan pencurian ataupun penipuan dan penggelapan untuk mengambil kendaraannya di Mapolres Bojonegoro.

Ditegaskan Kapolres, pengambilan ( barang bukti ) kendaraan tidak dipungut biaya apapun dengan atau kata lain gratis. Jika ada oknum ingin memanfaatkan dengan menjanjikan bisa mengeluarkan kendaraannya dengan membayar sejumlah uang untuk segere melaporkan langsung kepada dirinya.

“Jika ada oknum yang memanfaatkan ini segera lapor dan hubungi langsung saya,” pungkas Kapolres.

Menurut Kapolres Ary Fadly, hingga akhir tahun 2018 ini, Sat Lantas Polres Bojonegoro masih menyimpan 171 kendaraan barang bukti hasil tilang. Dari 171 kendaraan tersebut, kesemuanya kendaraan roda dua.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bojonegoro, AKPB Ary Fadli SIK MH MSi, dengan didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Lantas Polres Bojonegoro, kepada awak media saat lakukan Analisa dan Evaliasi (Anev) Kamtibmas Polres Bojonegoro Tahun 2018, di ruang Sat Lantas Polres Bojonegoro, Senin (31/12/2018).

“Belum diketahui secara pasti, kenapa hingga akhir tahun ini kendaraan tersebut belum diambil oleh pemiliknya,” terang Kapolres.

Baca Juga :  Cara Polres Bojonegoro Perangi Hoax Dalam Wujudkan Pilkada Damai

Lebih lanjut dikatakan, besar kemungkinan para pemilik kendaraan yang belum mengambil kendaraannya tersebut, saat ini belum menjalani proses peradilan di Pengadilan Negeri Bojonegoro.

Lantaran kendaraan yang masih ada di Mako Sat Lantas ini kemungkinan ada sebagian yang diindikasikan sebagai hasil tindak kejahatan.

“Bisa jadi kendaraan yang belum diambil oleh pemiliknya merupakan hasil kejahatan,” tutur Kapolres.

Selanjutnya Kapolres berpesan kepada masyarakat, jika merasa memiliki kendaraan yang saat ini masih ada di Mako Sat Lantas untuk segera mengambilnya dengan membawa bukti kepemilikan yang sah sebagai jaminan kendaraan yang ada di Mako Sat Lantas, bahwa kendaraan tersebut merupakan kendaraan miliknya.

Baca Juga :  Mutasi Di Tengah Konflik Bupati VS Wabup. Kepala Dinas Pendidikan Digeser Menjadi Staf Ahli

Selain itu juga, jika masyarakat merasa kendaraannya merupakan korban kejahatan baik pencurian maupun penipuan dan penggelapan untuk segera mengurusnya di kantor Sat Reskrim agar segera diberikan administrasi pengembalian barang bukti kepada pemiliknya.

“Tentunya jika ingin mengurus kendaraannya harus disertakan bukti kepemilikan kendaraan yang sah,” kata Kapolres menambahkan,” jelas AKBP. Ary Fadly.

(pur)

Berita Terkait

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa
Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh