oleh

Bikin Penasaran, 171 BB Tilang di Polres Bojonegoro Belum Diambil Pemiliknya

BOJONEGORO. Netpitu.com – Kapolres Bojonegoro, AKBP. Ary Fadky, SIK, MH, M.Si, menghimbau kepada masyarakat yang kendaraannya pernah menjadi korban kejahatan pencurian ataupun penipuan dan penggelapan untuk mengambil kendaraannya di Mapolres Bojonegoro.

Ditegaskan Kapolres, pengambilan ( barang bukti ) kendaraan tidak dipungut biaya apapun dengan atau kata lain gratis. Jika ada oknum ingin memanfaatkan dengan menjanjikan bisa mengeluarkan kendaraannya dengan membayar sejumlah uang untuk segere melaporkan langsung kepada dirinya.

“Jika ada oknum yang memanfaatkan ini segera lapor dan hubungi langsung saya,” pungkas Kapolres.

Baca Juga :  Sampaikan Tuntutan, Banteng Merah Putih Datangi DPRD Bojonegoro

Menurut Kapolres Ary Fadly, hingga akhir tahun 2018 ini, Sat Lantas Polres Bojonegoro masih menyimpan 171 kendaraan barang bukti hasil tilang. Dari 171 kendaraan tersebut, kesemuanya kendaraan roda dua.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bojonegoro, AKPB Ary Fadli SIK MH MSi, dengan didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Lantas Polres Bojonegoro, kepada awak media saat lakukan Analisa dan Evaliasi (Anev) Kamtibmas Polres Bojonegoro Tahun 2018, di ruang Sat Lantas Polres Bojonegoro, Senin (31/12/2018).

“Belum diketahui secara pasti, kenapa hingga akhir tahun ini kendaraan tersebut belum diambil oleh pemiliknya,” terang Kapolres.

Baca Juga :  Lamongan Gelar Seni Budaya di TMII

Lebih lanjut dikatakan, besar kemungkinan para pemilik kendaraan yang belum mengambil kendaraannya tersebut, saat ini belum menjalani proses peradilan di Pengadilan Negeri Bojonegoro.

Lantaran kendaraan yang masih ada di Mako Sat Lantas ini kemungkinan ada sebagian yang diindikasikan sebagai hasil tindak kejahatan.

“Bisa jadi kendaraan yang belum diambil oleh pemiliknya merupakan hasil kejahatan,” tutur Kapolres.

Selanjutnya Kapolres berpesan kepada masyarakat, jika merasa memiliki kendaraan yang saat ini masih ada di Mako Sat Lantas untuk segera mengambilnya dengan membawa bukti kepemilikan yang sah sebagai jaminan kendaraan yang ada di Mako Sat Lantas, bahwa kendaraan tersebut merupakan kendaraan miliknya.

Baca Juga :  KANTONG BUDAYA

Selain itu juga, jika masyarakat merasa kendaraannya merupakan korban kejahatan baik pencurian maupun penipuan dan penggelapan untuk segera mengurusnya di kantor Sat Reskrim agar segera diberikan administrasi pengembalian barang bukti kepada pemiliknya.

“Tentunya jika ingin mengurus kendaraannya harus disertakan bukti kepemilikan kendaraan yang sah,” kata Kapolres menambahkan,” jelas AKBP. Ary Fadly.

(pur)