Beda Nama Ijazah Bupati “Muk’awanah dan Anna Mu’awanah” Dilaporkan ke Polisi

- Team

Senin, 1 Maret 2021 - 19:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anwar Sholeh, saat melapor ke SPKT Polres Bojonegoro, Senin, (1/3/2021).

Anwar Sholeh, saat melapor ke SPKT Polres Bojonegoro, Senin, (1/3/2021).

BOJONEGORO. Netpitu.com – Soal beda nama Muk’awanah dan Anna Mu’awanah, yang menjadi identitas Bupati Bojonegoro, dilaporkan oleh mantan ketua DPRD Bojonegoro periode 1999 – 2004, Anwar Sholeh ke Polres Bojonegoro, Senin, (1/3/2021).

Datang ke SPKT Polres Bojonegoro, Anwar membawa laporan tertulisnya beserta bukti foto copy ijazah SD, MTs, MA, S1, S2, dan S3, yang diduga milik Bupati Bojonegoro, Anna Muk’awanah.

Di ruang SPKT Laporan Anwar Sholeh diterima oleh petugas SPKT Polres Bojonegoro, Dedi Hidayat dan Djito.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentu saja laporan Anwar Sholeh ini mengundang tanya wartawan yang telah menunggu kedatangan Anwar di SPKT Polres Bojonegoro.

Baca Juga :  Gapensi Bojonegoro Harus Kompak Dan Mampu Bersaing Dengan Kontraktor Luar Daerah

Sebelumnya para jurnalis ini menduga kedatangan Anwar Sholeh di SPKT bakal melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada resepsi pernikahan yang sempat dihadiri Bupati Anna Mu’awanah, pada Minggu (28/2/2021), di Resto MCM Bojonegoro.

Kepada netpitu.com Anwar Sholeh menjelaskan laporan adanya dugaan tindak pidana pemalsuan atau memalsukan akta otentik ini berawal dari berkas data persyaratan pencalonan bipati dan wakil bupati Bojonegoro dalam Pilkada 2018, lalu.

Dari persyaratan data ijazah yang disampaikan oleh Anna Mu’awanah ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bojonegoro, yang saat itu mendaftar sebagai calon bupati Bojonegoro, ditemukan dua nama yang berbeda yang dimiliki Anna Mu-awanah.

Baca Juga :  Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Pada ijazah SD, Mts, dan Madrasah Aliyah yang diserahkan Anna Mu’awanah ke KPU, tercantum atas nama Muk’awanah. Sedangkan pada izasah S1, S2, dan S3, tercantum nama lain. Yaitu, Anna Mu’awanah.

Perubahan nama tersebut nampak jelas pada copy dokumen ijazah SD, MTs, MA dan Ijazah S1, S2, dan S3, yang diduga milik oleh Bupati Bojonegoro itu.

Anwar Soleh juga mempertanyakan akta kelahiran yang diterbitkan oleh Dinas Catatan Sipil Kabupaten Tuban, No : 058/D/2000/ Tanggal 22 Januari 2000. Akta kelahiran tersebut diduga milik Anna Mu’awanah, yang sekarang menjabat sebagai Bupati Bojonegoro.

Baca Juga :  Mau Pasang Implant Gigi Murah, Apa Kata Pakar Gigi Ini ?

Tak hanya Anna Mu’awanah yang dilaporkan Anwar Sholeh ke Polres Bojonegoro, tetapi dia juga melaporkan Kepala Dinas Catatan Sipil Kabupaten Tuban tahun 2000, dan Rektor Universitas Borobudur Jakarta, tahun 1999 – 2003.

Menurut mantan ketua DPRD Bojonegoro 1999 – 2004 itu, karena perbedaan dokumen ijazah yang dimiliki oleh Bupati Bojonegoro itulah yang mendorong dirinya melaporkan hal tersebut ke polisi.

“Soal ada atau tidak pelanggaran pada pemanfaatan ijazah ( yang beda nama ) tersebut, kami serahkan ke penyidik. Sebagai warga Bojonegoro saya hanya melaporkan,” ujar Anwar Sholeh, saat diwawancarai wartawan di ruang SPKT Polres Bojonegoro.

(ro).

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03