Khofifah Tinjau Penanganan Tanggul di Sembungrejo

- Tim

Minggu, 1 Desember 2019 - 21:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bersama Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si.; Ketua DPRD Tuban, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur; Kepala Bakorwil Bojonegoro; pejabat BBWS Bengawan Solo   meninjau kondisi tanggul yang ambles di Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, Minggu (01/12/2019) sore.

Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bersama Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si.; Ketua DPRD Tuban, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur; Kepala Bakorwil Bojonegoro; pejabat BBWS Bengawan Solo meninjau kondisi tanggul yang ambles di Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, Minggu (01/12/2019) sore.

UBAN. Netpitu.com – Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., didampingi Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si.; Ketua DPRD Kabupaten Tuban bersama anggota DPRD Provinsi Jawa Timur; Kepala Bakorwil Bojonegoro; pejabat Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan intansi terkait meninjau kondisi tanggul yang retak dan ambles di Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, Minggu (01/12/2019) sore.

Kepada awak media, Gubernur Jatim menyampaikan peninjauan dimaksudkan untuk mengetahui kesiapan pemulihan tanggul.

Mengingat kabupaten Tuban diperkirakan akan mengalami musim penghujan pada penghujung 2019 dan puncaknya di bulan Februari 2020.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga telah berkomunikasi dengan BBWS dan Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur untuk melakukan langkah antisipatif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, fenomena tanggul retak tidak hanya terjadi di Kabupaten Tuban, melainkan juga di Kanor Bojonegoro, Lamongan, dan Madiun.

Baca Juga :  Pemimpin Daerah Harus Tahu dan Pahami Potensi Bencana di Wilayahnya

“Karenanya diperlukan langkah antisipatif sebelum dilakukannya perbaikan tanggul secara permanen,” lanjutnya.

Gubernur Jatim telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan instansi terkait guna perbaikan serta pembangunan tanggul secara permanen agar dapatnya dimasukkan dalam APBN.

Tidak hanya itu, dalam kondisi darurat diperlukan upaya pengamanan, salah satunya dengan meningkatkan daya tahan bronjong guna menahan kemungkinan naiknya debit air sungai.

“Disini yang paling panjang retaknya. Kalau di Madiun selesai, sekarang tinggal Lamongan, Tuban, dan Kanor (Bojonegoro) terakhir,” terangnya.

Gubernur Khofifah menerangkan terdapat kesamaan penyebab rusaknya tanggul di beberapa wilayah yang dimaksud.

“Oleh karena itu, perlu segera dilakukan percepatan rekontruksinya, meski masih dalam tahap darurat,”tegasnya.

Dia melanjutkan kalau dalam ketahahan proteksi harus kuat agar mencegah air meluber masuk desa.

“Dengan demikian dapat memberikan ketenangan dan rasa aman bagi warga desa sekitar tanggul,” tuturnya.

Gubernur kelahiran Jombang ini juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada warga desa yang telah bergotong-royong serta dukungan Pemkab Tuban dan BBWS yang intens.

Baca Juga :  Pemdes Tinumpuk Salurkan BLT Dana Desa

Sementara itu, Wabup Tuban menyatakan tanggul di desa Sembungrejo pertama kali longsor di tahun 2015, dan kembali terjadi di awal Oktober 2019.

Pemkab Tuban juga telah melarang warga menambang pasir dan menyedot air radius 600 meter dari titik longsor sejak satu bulan ini.

Pengaman 24 jam di sekitar tanggul juga dilakukan agar tidak ada warga yang melanggar.

“Hal ini dilakukan agar tanggul yang telah diperbaiki tidak ambles kembali,” tegas Wabup.

Pada kesempatan ini, Gubernur Jatim dan Wabup Tuban menyerahkan paket bantuan sembako dan lainnya kepada sejumlah lansia dan warga kurang mampu yang tinggal di sekitar tanggul.

Dialog juga dilakukan untuk memberikan rasa percaya dan jaminan aman dari pemerintah kepada warga.

Perlu diketahui, upaya pengurugan tanggul Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Plumpang ini telah dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat, tetapi tanggul kembali ambles.

Baca Juga :  Kabupaten Tuban Terpilih Top 35 Finalis Kompetisi Inovasi JPIP

Pertama kali tanggul ambles diketahui terjadi pada akhir September 2019 dengan panjang retakan 80 meter dan penurunan 2,5 – 3 meter dari posisi awal.

Pada 2 Oktober 2019 lalu, tim Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo telah melakukan upaya jojoh telo pada titik rekahan.

Bupati Tuban Fathul Huda pada hari Jumat (8/11/2019) sore juga telah meninjau tanggul Sungai Bengawan Solo yang ambles di perbatasan Desa Sembungrejo dan Kedungrojo Plumpang.

Selain faktor alam, amblesnya tanggul diduga kuat disebabkan praktik tambang pasir dan penyedotan air yang berada di tikungan sungai.

Bupati Huda mengungkapkan jika terjadi bencana, yang terdampak sampai 52 ribu hektar sawah.

Belum lagi dengan pemukiman penduduk. Oleh karena itu, perlu penanganan cepat untuk memperbaiki tanggul ini.

(met)

Berita Terkait

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro
Ribuan Warga Karangpacar Ikuti Giat Jalan Santai Kampung Moderasi Beragama
Kadal Ireng Tour Healing Of Java
Peringati HJD ke 117 Tahun Desa Pacing Gelar Seni Tayub
Coldova Rock Band Goncang Lapangan Meliwis Putih
Kemeriahan Pesta Rakyat di RW 01 Kel. Ngrowo
Menjaga Kekompakan Brimob Olah Raga Bareng Kodim
Polres Bojonegoro Gelar Ngopi Bareng Dengan Media

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00