Urung Laporkan Kasus Penyimpangan APBDes, 2 Anggota LSM Malah Peras Kades

- Team

Selasa, 2 Juni 2020 - 22:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Bojonegoro, AKBP. M. Budi Hendrawan, SIK. SH. MH, rilis penangkapan 2 anggota LSM.

Kapolres Bojonegoro, AKBP. M. Budi Hendrawan, SIK. SH. MH, rilis penangkapan 2 anggota LSM.

*Peras Kades, Oknum LSM Dicokok Polisi di Warung Kopi*

BOJONEGORO. Netpitu.com – Diduga memeras kepala desa di Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, dua anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) diamankan Satreskrim Polres Bojonegoro. Selain kedua pelaku, barang bukti uang tunai R0 juta, kartu tanda anggota LSM, dan handsphone milik pelaku diamankan oleh polisi.

Hal itu diungkapkan Kaoolres Bojonegoro, AKBP. M. Budi Hendrawan, SIK. SH. MH, dalam konferensi pers dengan didampingi Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Rifaldhy Hangga Putra, SH., SIK dan Kasubbag Humas Polres Bojonegoro, AKP Ismawati, di halaman Mapolres Bojonegoro, selasa(02/06/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Kapolres, bahwa Satreskrim Polres Bojonegoro berhasil melakukan penangkapan terhadap oknum LSM yang melakukan pemeras terhadap salah satu kepala desa di Kecamatan Malo, Bojonegoro, dengan dalih akan melaporkan atau menakut-nakuti adanya kasus pembangunan di desa tersebut.

Baca Juga :  Di Kapas Kapolres Ingatkan Kembali Warga Pendatang Wajib Lapor 1 x 24

Setelah dilakukan penyelidikan dan polisi berhasil menangkap ke dua oknum LSM di jalan Veteran Bojonegoro. Ke dua oknum LSM (tersangka) tersebut berinisial PT, 46, Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro dan KS, 49, Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Sedangkan barang bukti yang diamankan uang tunai Rp.10.000.000,- , 3 unit handphone, ID Card, surat tugas dan 1 unit sepeda motor S 4120 DT.

“Benar, Polres Bojonegoro telah melakukan penangkapan terhadap dua oknum LSM, pada tanggal 30 Mei 2020 di jalan Veteran sudah kita lakukan penyidikan dan barang bukti juga kita amankan,’ jelas Kapolres Bojonegoro saat konferensi pers di Mapolres.

Baca Juga :  Jual Beli Bayi di Facebook Dua Cewek Ini Ditangkap Polisi

Menurut Kapolres, modus operandi yang dilakukan ke dua oknum LSM, menakut-nakuti terhadap salah satu kades, dengan akan melaporkan ke Kejaksaan Negeri dan Polres Bojonegoro.

Selanjutnya, agar tidak melaporkan dygaan penyimpangan APBDes desa tersebut, ke dua oknum LSM ini meminta uang kepada salah satu kades sebesar Rp. 40.000.000,-. Namun dalam pemberian uang tersebut bisa dicicil. Dengan kesepakatan antara kades dan salah satu tersangka inisial PT, untuk memberikan sejumlah uang yang bertempat salah satu warung di jalan Veteran.

“Saat dilakukan penangkapan ke dua oknum LSM (tersangka) kita amankan uang sejumlah Rp. 10.000.000,- .” ucap Kapolres Bojonegoro.

Masih kata Kapolres, ke dua oknum LSM (tersangka) sudah dilakukan penyidikan guna proses hukum lebih lanjut, dan di jerat pasal 368 KUHP.

Baca Juga :  Awas...! Hati-hati Pesan Chat Penipuan Mengaku Kepala Kejaksaan dan Kasi Pidsus

“Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa orang lain dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, untuk memberikan sesuatu barang, yang seluruhnya atau sebagian adalah milik orang lain, atau supaya memberikan hutang maupun menghapus piutang, diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun.” jelas Kapolres, kepada wartwan.

“Kita sangkaan pasal 368 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun,” kata Pria yang lulusan Akpol 2000 ini.

Kapolres Bojonegoro, mengimbau kepada para Kades tetap mengikuti sesuai aturan dalam menggunakan keuangan Negara dan para kades tidak segan-segan melaporkan ke pihak Kepolisian apabila merasa terancam, diintimidasi atau di peras.

(met/svi)

Berita Terkait

Kejaksaan Bojonegoro Tahan 4 Kades Tersangka Korupsi BKKD Nek Kecamatan Padangan
Dugaan Korupsi Praoto Siaga, Kejaksaan Bojonegoro Ijek Mumet Goleki Tersangka Utama
Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru