Bupati Tuban Minta Produsen Miras Dihukum Berat

- Team

Selasa, 2 Oktober 2018 - 23:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tuban H. Fathul Huda, bersama Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, saat di lokasi penggerebekan pabrik Miras berkedok kandang ayam di Jatirogo. Senin (1/10/2018). Photo Slamet

Bupati Tuban H. Fathul Huda, bersama Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, saat di lokasi penggerebekan pabrik Miras berkedok kandang ayam di Jatirogo. Senin (1/10/2018). Photo Slamet

TUBAN. Netpitu.com – Bupati Tuban, H. Fathul Huda dan Kapolres Tuban, AKBP. Nanang Haryono menegaskan pelaku produksi dan peredaran arak harus dihukum seberat-beratnya, dengan hukuman maksimal.

Pernyataan bupati ini untuk memberikan efek jera bagi pelaku. Hal tersebut diungkapkan dan menegaskan kembali dari hasil saat Gelar Pengungkapan Tindak Pidana Produksi Miras Jenis Arak, Senin (01/10/2018) di bekas kandang ayam Desa. Ngepon Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban.

Kepada awak media, Bupati Huda juga menyampaikan apresiasi pada jajaran Polres Tuban dan tim Macan Ronggolawe (Marong) atas pengungkapan dan penangkapan produsen miras kali ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga menyoroti lokasi produksi miras kali ini bukan tempat yang lazim karena di luar area produksi miras.

“Penangkapan kali ini bernilai sangat tinggi, karena baru tiga bulan sudah bisa diungkap Polres Tuban, tanpa kecerdasan dan kejelian petugas maka operasi tidak akan berhasil,” ungkap Bupati, Selasa, (02/10/2018)

Baca Juga :  KPK Tetapkan Ketua DPR RI Setyo Novanto Tersangka Korupsi E-KTP

Bupati yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Tanfidz PC NU Tuban ini menuturkan penangkapan kali ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat bahwa telah bersihnya produksi arak di wilayah Semanding bukan berarti produksi miras telah berhenti di situ saja.

Hal ini harus dipahami bahwa produsen miras kini mencari daerah lain untuk dijadikan lokasi produksi.

Selain itu, Bupati Huda mengajak masyarakat untuk mendukung sepenuhnya upaya Pemkab Tuban bersama stakeholder dalam memberantas peredaran miras di Bumi Wali Tuban. Masyarakat juga dihimbau untuk senantiasa jeli dan mengawasi lingkungan sekitarnya.

“Karena miras menjadi pintu masuk dari semua jenis kejahatan,” terang Bupati.

Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP. Nanang Haryono menjelaskan bahwa penangkapan kali ini hasil dari penyelidikan oleh Polres Tuban kurang lebih selama 7 hari.

“Hal ini berkat informasi dan kejelian dari personil Polres yang diperankan Macan Ronggolawe  serta dukungan dari Pemkab Tuban,” tuturnya.

Baca Juga :  Inilah Tara Cara Pelaksanaan Mutasi Sesuai Aturan BKN

Kapolres kelahiran Bojonegoro ini juga menyatakan bahwa, Polres Tuban tidak akan segan-segan dalam memberantas produksi dan peredaran miras di bumi nusantara.

Pihaknya juga akan intens melakukan operasi sampai keberadaan miras benar-benar hilang dari Bumi Wali Tuban.

“Meski berada jauh dari pusat kota, jajaran Polres Tuban bersama stakeholder akan memberantas peredaran miras,” seru Kapolres kelahiran Bojonegoro ini.

Dari hasil penangkapan ini terungkap yang telah diamankan 2 orang pelaku yaitu Apin Prasetyo alias Lekun Bin Rasimun (36) warga Kelurahan. Gedongombo Kecamatan Semanding dan Hengky Kristiawan (35) warga Desa. Wotsogo Kecamatan Jatirogo sebagai pemilik dan pemberi modal produksi.

Selain itu turut diamankan, Sutrisno (43) asal Desa Kowang, Kecamatan Semanding, Joko Ngadini  (36) asal Desa. Gesing, Kecamatan Semanding, dan Febrianto (20) asal Kelurahan. Kedungombo, Kecamatan Semanding yang bertugas sebagai pembuat dan peracik arak. Juga diamankan Priyohadi Putnomo (27) warga Desa. Ngepon, Kecamatan Jatirogo yang bertugas sebagai distributor arak.

Baca Juga :  Tragis, Jelang Akhir Jabatan Wali Kota Batu Terjaring OTT KPK

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pemodal tersebut telah mengelontorkan uang sebesar 35 juta untuk produksi minuman haram tersebut. Jumlah tersebut belum termasuk pembelian bahan baku lainnya.

Selanjutnya, arak yang siap jual diedarkan ke Surabaya, Rembang, dan beberapa wilayah di Jawa Tengah.

Adapun batang bukti yang disita yaitu 3 buah dandang stanlees, 6 buah kompor, 67 buah drum biru berisi baceman sebanyak  13.400 liter, 26 drum biru kosong, 36 buah LPG ukuran 3 kg, 6 buah selang regulator, 27 dus (324 botol 1,5 liter/486 liter) arak siap jual, satu karung ragi, 26 bungkus fermipan, 7 bungkus ragi tebu, 9 bungkus tutup botol merah l, 648 buah botol kosong, 1 unit mobil L300 Nopol S 8316 HF.

 

(met)

Berita Terkait

Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik
Duit BOP TPQ Diduga Mengalir Ke Kantor Kemenag Untuk Ganti Cetak Piagam
Duit BOP TPQ Lari Kemana ? Ini Pengakuan Ketua FKTPQ

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Senin, 10 Jun 2024 - 10:48