Kisruh Sidang DPD : ” Jangan Nyanyi Indonesia Raya Saat Kisruh “

- Tim

Senin, 3 April 2017 - 16:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizensatu.com – Sidang paripurna DPD RI yang dijadwalkan pukul 14.00 WIB, Senin, 3/4/2017, molor lantaran banyaknya penolakan kepemimpinan dari anggta DPD. Bahkan saat Ratu Hemas dan Farouk Muhammad hendak memimpin sidang paripurna DPD RI pun banyak anggota sidang yang beranjak maju dan berusaha merebut mikrofon.

Mereka mulai menahan mikrofon milik Farouk dan Hemas agar tidak membuka sidang paripurna. Mengantisipasi kekisruhan sidang staff Hemas dan Farouk pun ikut membantu kejadian di atas panggung.

Baca Juga :  Madin Takmiliyah Miftahul Huda Pertahankan Budaya Gotong Royong

Mereka pun saling mendorong dengan senator agar sidang bisa dibuka tanpa ada kericuhan.
Melihat aksi dorong mendorong, anggota DPD RI lainnya pun bereaksi. Mereka mulai berteriak melalui pengeras suara dari mejanya masing-masing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekisruhan bukan Cuma terjadi diatas panggung, anggota DPD RI yang duduk di mejanya masing-masing juga membuat ulah dengan mengumandangkan adzan.

Baca Juga :  Presiden: Agama Jangan Jadi Komoditas Politik

Tak kalah serunya, adapula sebagian anggota DPD yang menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Mendengar kekacuan merantak, Ratu Hemas yang sibuk di atas panggung, berseru agar tidak emnyanyi lagu Indonesia Raya di tengah kericuhan sidang paripurna DPD RI.

Hemas tidak terima jika lagu Indonesia Raya dilantunkan saat kericuhan, karena hal itu sama saja dengan menghina lagu kebangsaan.

“Jangan nyanyi, menghina Indonesia raya kalau rusuh,” seru Ratu Hemas.

Baca Juga :  Masyarakat Anti Fitnah Indonesia Perangi Hoax

Setelah situasi keributan dapat dikendalikan, sidang Paripurna DPD RI akhirnya dilanjutkan dan dibuka kembali oleh Hemas. Sedangkan Tata Tertib yang baru akan dibacakan oleh Sekjen DPD RI Farouk Muhammad.

Dari 106 anggota yang hadir, sebagian ingin menuntut pimpinan baru anggota DPD RI.
Namun ada juga yang meminta kepemimpinan sementara di sidang paripurna.

(Red/Kbr)

Berita Terkait

Kemenag Pending Bimbingan Calon Pengantin, Ada Apa ?
Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya
Koramil Bubulan Garap 16 Jamban Keluarga Miskin
Polres Bojonegoro Punya Wakapolres dan Humas Baru
Malam Ini, Final Lomba Cerdas Cermat di Pendopo Kabupaten
Awas.! Terlibat Narkoba PNS dan Anggota DPRD Terancam Pecat
Kapolrespun Sowan Kiai
Hasil UNBK Tingkat MA Merata, Setiap MA Punya Keunggulan Jurusan

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00