oleh

Rencananya 10 Cabang Olahraga Dipertandingkan di Bojonegoro

Porprov Jatim 2019, 10 Cabang Olahraga Rencananya Digelar di Bojonegoro

BOJONEGORO. Netpitu.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur 2019, rencananya akan digelar di empat Kabupaten, yaitu Kabupaten Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro. Hingga saati ini 33 cabang olah-raga (cabor) akan di pertandingkan dan 7 (tujuh) cabang olahraga lainnya, diusulkan untuk dapat dipertandingkan. Dari 33 cabang olahraga tersebut, 10 (sepuluh) cabang olahraga menurut rencana akan digelar di Bojonegoro.

Ketua Umum KONI Bojonegoro, H Lukman Wafi SH MSi, kepada media ini menerangkan bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Senin (02/04/2018) di Sekretariat KONI Jawa Timur, antara Pengurus KONI Provinsi Jawa Timur bersama Pengurus KONI dari 4 (empat) kabupaten yang ditunjuk menjadi tuan rumah dalam  Porprov  Jawa Timur 2019, yaitu KONI Kabupaten Gresik, KONI Kabupaten Lamongan, KONI Kabupaten Tuban dan KONI Kabupaten  Bojonegoro, diputuskan 10 (sepuluh) cabang olah raga akan digelar di Kabupaten Bojonegoro.
Adapun kesepuluh cabang olah raga tersebut yaitu, (1). Angkat Berat, (2). Angkat Besi, (3). Bina Raga, (4). Panahan, (5). Judo, (6). Tenis Meja, (7). Bola Voli Indoor, (8). Catur, (9). Sepak Takraw dan (10). Sepakbola.

“Khusus untuk cabor Bola Voli Indoor, KONI Bojonegoro juga mengusulkan agar babak kualifikasi dilaksanakan di Bojonegoro. Secangkan untuk cabor sepakbola, akan digelar bersama di empat kabupaten,” jelas Lukman Wafi.

Sementara, 7 (tujuh) cabor akan di gelar di Kabupaten Gresik, yaitu (1). Renang, (2). Selam, (3). Senam, (4). Bridge, (5). Biliar, (6). Kempo dan (7). Sepakbola yang digelar bersama.

Di Kabupaten Lamongan, akan digelar 8 (delapan) cabor yaitu, (1). Aeromodeling, (2). Gulat, (3). Pencak Silat, (4). Panjat Tebing, (5). Wushu, (6). Bola Basket, (7). Taekwondo dan (8). Sepakbola yang digelar bersama.

Sedangkan di Kabupaten Tuban, ada 11 (sebelas) cabor, yaitu (1). Bola Voli Pantai, (2). Sepatu Roda, (3). Balap Sepeda, (4). Tinju, (5). Karate, (6). Bulu Tangkis, (7). Tenis Lapangan, (8). Drum Band, (9). Futsal, (10). Atletik dan (11). Sepakbola yang digelar bersama.

Lukman Wafi menjelaskan, bahwa dari 33 cabor yang sudah pasti akan dipertandingkan, masih ada 7 (tujuh) cabor lagi yang saat ini diusulkan untuk dipertandingkan pada porprov nanti, termasuk venue atau tempat pelaksanaan pertandingan, yaitu (1). Hoki di Gresik, (2). Muathai di Gresik, (3). Tarung Drajat  di Lamongan, (4). Menembak di Lamongan, (5). Paralayang di Tuban, (6). Pentaque di Tuban atau Bojonegoro dan (7). Anggar di Bojonegoro. 

“Jika usulan tersebut disetujui, masih ada kemungkinan dua cabor lagi akan di gelar di Bojonegoro,” lanjut Lukman Wafi.

Sementara itu, menghadapi Prorprov Jatim 2019, Lukman Wafi menuturkan, bahwa Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Bojonegoro telah melaksanakan program Pusat Pelatihan Kabupaten (Puslatkab), yang mulai dilaksanakan pada bulan Juni 2017 lalu.

Dengan puslatkab tersebut diharapkan mampu meningkatkan prestasi para atlet Bojonegoro sehingga saat ajang Porprov 2019 mendatang mereka mampu meraih prestasi maksimal.

“Tentunya kami berharap dengan program Puslatkab ini atlet Bojonegoro mampu menigkatkan kualitas serta mampu meraih prestasi diajang porprov 2019,” harapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, dalam setiap kali penyelenggaraan Porprov Jatim, jumlah cabang olah-raga yang dipertandingkan selalu bertambah, namun pada Porprov jatim VI/2019 kali ini, jumlah cabor yang dipertandingkan justru mengalami penurunan, dibanding Porprov V/2015 di Banyuwangi, yang mempertandingkan 35 cabor dan pada Porprov VI/2019, turun menjadi 33 cabor 

Adapun salah satu alasannya karena cabor yang dipertandingkan dalam Porprov VI/2019, diambil dari cabor yang juga dipertandingkan pada level di atasnya, khususnya Pekan Olahraga Nasional (PON). 

Namun demikian, ada beberapa cabor yang dipertandingkan di PON, tetapi belum dipastikan akan dipertandingkan di Porprov VI/2019, yaitu hoki, anggar dan tarung derajat, yang saat ini masih dalam usulan untuk dipertandingkan.

(*/dan)