Polres Tuban Kembali Tangkap Residivis Pencurian

- Team

Jumat, 3 April 2020 - 11:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Diduga mencuri barang-barang milik Lutfi Anshori dan Dian Utami, residivis pencurian ini, Sujud (51), warga Dusun Ngembul Rt 01 Rw 06 Desa Jadi Kec Semanding, Tuban, kembali ditangkap polisi.

Penyidik Sareskrimum Polres Tuban menyangka Sujud dengan pasal 363 ayat 1 ke 3e ke 5e KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan.

Kasatreskrim Polres Tuban, AKP. Yoan Septi Hendri, S.I.K, dalam keterangan persnya memaparkan peristiwa pencurian tersebut terjadi pada 7 Desember 2019 lalu, dan telah dilaporkan korban ke Polsek Plumpang.

Dari pengusutan perkara didapatkan bukti kuat bahwa Sujud, yang sebelumnya pernah dipenjara untuk 3 kasus tindak pidana dalam perkara penadah beras hasil pencurian, pencurian diesel dan pencurian rumah kosong.

“Tersangka (Sujud) diduga melakukan pencurian barang berupa HP, Laptop, tas dan uang tunai Rp 4 juta di rumah Lutfi Anshori dan Dian Utami,” ujar AKP. Yoan Septi Hendri, S.I.K, dalam rilisnya.

Baca Juga :  Tiga Tergugat Kerjasama PI Kompak Tolak Gugatan Agus S. Rismanto

Polisi berhasil,mengungkap aksi kejaharan Sujud, berawal dari barang bukti HP yang dimiliki oleh Choirul Ibad. Dari keterangan Choirul Ibad, HP tersebut diperolehnya dari pemberian Sholikin. Atas penguasaan HP tersebut Choirul Ibad diganjar penyidik dengan sangkaan pertolongan jahat.

Baca Juga :  Kepala SMPN 2 Padangan Akui Dana PIP Dititipkan di Sekolah

Berdasar keterang Choirul Ibad, Sholikin ditangkap penyidik di Surabaya. Dari keterangan Sholikin, HP yang diberikan kepada Choirul Ibad, diperolehnya dari membeli dari Sujud, dengan garga Rp. 1,5 juta.

“Tersangka saat ini disangka dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3e ke 5e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun ,” jelas AKP. Yoan Septi Hendri, S.I.K.

(met)

Berita Terkait

Kejaksaan Bojonegoro Tahan 4 Kades Tersangka Korupsi BKKD Nek Kecamatan Padangan
Dugaan Korupsi Praoto Siaga, Kejaksaan Bojonegoro Ijek Mumet Goleki Tersangka Utama
Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru