oleh

Wabup Noor Nahar Kembali Sidak Pelaksanaan Proyek

TUBAN. Netpitu.com – Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si didampingi Inspektur Inspektorat dan Plt. Dinas PUPR Kabupaten Tuban kembali melakukan peninjauan ke sejumlah pembangunan jalan di Kabupaten Tuban, Senin (02/09/2019).

Pada kesempatan ini, Wabup bersama rombongan meninjau pembangunan ruas jalan desa Mrutuk, Widang; ruas jalan Prambonwetan, Rengel; dan ruas jalan Prambontergayang, Soko.

Usai melakukan peninjauan,Wabup menyampaikan bahwa peninjauan ini dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan pembangunan sejumlah proyek di Kabupaten Tuban.

Di samping itu, memastikan pengerjaan yang dilakukan pihak pengembang sesuai dengan spesifikasi yang telah direncanakan.

“Secara keseluruhan, progress pengerjaan proyek sesuai dengan rencana,” ungkap Wabup.

Lebih lanjut, Wabup mendorong pihak pengembang agar dapat menyelesaikan proyek tepat waktu. Bahkan, bila memungkinkan selesai sebelum waktu yang ditentukan.

“Sehingga kontraktor tidak sampai terkena denda keterlambatan,” jelasnya.

Memasuki triwulan terakhir tahun 2019, lanjut Wabup, Pemkab Tuban terus memantau pembangunan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Tuban.

Selain itu, juga akan dilakukan evaluasi terhadap sejumlah proyek dan pengerjaannya.

Tidak hanya itu, Pemkab Tuban juga bersinergi dengan Kejaksaan Negeri Tuban untuk mengawasi proses pengerjaan proyek-proyek di Bumi Wali.

Wabup dua periode ini menambahkan pembangunan dan pelebaran ruas jalan bertujuan untuk meningkatkan aksesbilitas dan mobilitas masyarakat.

Diharapkan, mampu mendukung percepatan gerak roda perekonomian masyarakat; peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan sosial masyarakat.

“Mengingat, masyarakat memanfaatkan jalan ini untuk mengantar anak sekolah maupun berkegiatan lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt. Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) Kabupaten Tuban, Drs. Edi Kartono mengungkapkan bahwa proyek yang ditinjau kali ini merupakan proyek yang masuk APBD Kabupaten Tuban tahun 2019.

Karenanya, harus selesai sebelum akhir tahun 2019, ujarnya.

(met)