oleh

Akui Berbohong Soal Lebam di Wajah, Ratna Sarumpaet Mundur Dari Tim Prabowo

JAKARTA. Netpitu.com – Setelah terbongkar memproduksi berita bohong terkait lebam di wajahnya akibat dianiaya oleh tiga orang tak dikenal di bandara, Ratna Sarumpaet mundur dari tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres Cawapres Prabowo Sandiaga Uno.

Dalam surat yang ditandatangani Ratna tersebut ditujukan kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Ketua BPN Djoko Santoso dan seluruh pimpinan partai koalisi yang tergabung dalam tim pemenangan Prabowo-Sandiaga.

Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi Danhil Azhar Simanjuntak, memvenarkan asanya surat Ratna Sarumpaet tersebut.

Diberitakan sebelumnya aktivis Ratna Sarumpaet akhirnya angkat bicara soal kabar penganiayaan terhadapnya. Ratna mengakui tak dianiaya.

Ratna mengakui wajahnya nampak babak belur karena usai menjalani operasi sedot lemak pipi kiri di RS Bina Estetika pada 21 September 2018 lalu. Kemudian saat keluar dari RS sehari setelahnya, 22 September 2018, Ratna kaget melihat wajahnya bengkak-bengkak seperti babak belur.

Ratna mengaku bingung karena harus memiliki alasan kepada anak-anaknya jika ditanya soal mukanya babak belur. Kemudian saat pulang ke rumah, dia pun mengaku kepada anak-anaknya habis dipukuli orang.

“Anak-anak saya tanya ke saya kenapa muka saya? Saya jawab dipukul orang, jawaban pendek itu dalam satu minggu terus dikorek oleh anak saya dan enggak tahu kenapa saya terus memproduksi cerita itu dan saya terjebak dan mengembangkan cerita itu. Saya enggak pernah membayangkan kenapa bisa terjebak dalam kebodohan ini,” katanya dalam jumpa pers di kediamannya, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (3/10).

Kebohongan Ratna Sarumpaet inipun diceritakan ke Fadli zon, bahkan Prabowo dan Amin Rais. Kontan saja, Fadli Zon dengan gansnya menggoreng kebohongan Ratna Sarumpaet ini di media sosial.

Alhasil, bukan malah simpati yang didapat dari netizen, tapi sebaliknya, Tompi yang juga berprofesi sebagai dokter kecantikan pun berhasil membongkar kebohongan yang telah diskenariokan oleh Ratna Sarumpaet.

Dan akhirnya, Ratna Sarumpaet yang getol mengkritik semua kebijakan pemerintahan Jokowi mengakui jika penganiayaan yang dicetitakan kepada Fadli Zon dan Prabowo tersebut adalah cerita bohong yang telah dibuatnya.

(mdk/ ams)