oleh

Wabup Tuban Ajak Warga Hindari HIV – AID

TUBAN. Netpitu.com–  Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-54 dan Hari Aids Sedunia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban menyelenggarakan Senam Bersama dan Seminar Kesehatan tentang HIV dan AIDS, Jumat (30/11/2018).

Bertempat di Rest Area Tuban, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Tuban, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, pimpinan OPD, dan Camat se-kabupaten Tuban.

Dalam sambutannya, Wabup Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si., mengajak masyarakat harus menghilangkan stigma negatif terhadap Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA).

Di samping itu, diskrimanisasi terhadap ODHA yang acap kali dilakukan, juga harus segera dihentikan. Kepada seluruh insan kesehatan mulai dari tingkat Kabupaten hingga tingkat desa harus mampu menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA, seru Wabup.

Baca Juga :  Proyek Rigid Jalan Prayungan - Mlinjeng Dipastikan Selesai Tepat Waktu

Selain itu, peningkatan jumlah masyarakat yang terdeteksi HIV dan AIDS harus mendapatkan perhatian serius.

Hal ini termasuk fenomena gunung es karena masih banyak masyarakat yang belum melakukan tes sehingga tidak dapat diketahui secara jelas jumlah pastinya.

Menyikapi permasalahan tesebut, masyarakat juga harus diberikan pemahaman secara detail mengenai HIV dan AIDS agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Wabup menghimbau Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban untuk bekerja sama dengan tokoh agama dan masyarakat untuk bersama-sama mewaspadai penyebaran HIV-AIDS dengan cara menerapkan pola hidup sehat.

Selanjutnya Bila terdapat warga sekitar yang sudah terjangkit, perlu mendapat dukungan dan motivasi untuk intens menjalani pengobatan.

Baca Juga :  Gus Yaqut : Peran Dan Fungsi KUA Sangat Penting Di Masyarakat

“Meski tidak seratus persen bisa sembuh tetapi bisa menekan perkembangan penyakit. Harus rutin minum obat Antiretroviral (ARV), tegas Wabup.

Wabup dua periode ini memberikan apresiasi kepada Dinkes Tuban yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Apresiasi juga diberikan kepada Komunitas ‘Warna Ronggolawe’ yang telah memberikan motivasi kepada ODHA untuk intens berobat dan terus bersemangat dalam menjalani hidup.

Pada Kesempatan yang sama Kepala Dinkes Kabupaten Tuban, dr. Bambang Priyo Utomo mengungkapkan bahwa hingga akhir tahun 2017 ini, tercatat sebanyak 1048 orang terdeteksi HIV.

Sementara itu, pada tahun 2018 Dinkes mencatat 75 ODHA baru dan sudah mengikuti proses pengobatan.

Baca Juga :  Tambahan Lauk Pauk Bupati Diduga Langgar Perbup, Anwar Sholeh : SPJ-ne Modele Piye ?

Dari total jumlah ODHA, sebagian besar berasal dari ibu rumah tangga. Dinkes Tuban mencatat hanya 214 ODHA rutin minum obat ARV. Oleh karena itu, masyarakat harus terus diedukasi, ungkapnya.

Bambang Priyo, menambahkan Dinkes Tuban telah berupaya secara optimal memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan tes maupun pengobatan, yaitu di RSUD dr. R. Koesma, Puskesmas Soko, Puskemas Semanding, dan Puskesmas Tambakboyo.

Pada kesempatan ini, Wabup didampingi Kepala Dinkes Kabupaten Tuban berkesempatan melakukan tes secara langung.

Wabup juga menyerahkan cinderamata kepada Komunitas Warna Ronggolawe sebagai bentuk apresiasi atas apa yang telah dilakukan organisasi yang beranggotakan 50 orang ini.

(met)