oleh

Sekitar 705 GTT K2 Bojonegoro Minta Diangkat Jadi PNS

BOJONEGORO. Netpitu.com – Sekitar 705 Guru Tidak Ttap (GTT) yang masuk dalam katagori K2, meminta agar Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Hanafi, mengusulkan status kepegawaian guru tidak tetap yang telah mengabdi sejak 2004 lalu diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa melalui jalur tes.

Salah satu alasan kenapa harus tidak melalui jalur rekruitmen umum (tes), lantaran mereka (GTT) telah melakukan pengabdian sebagai penddik dengan waktu cukup lama atau sepuluh tahun lebih.

Ke 705 GTT tersebut adalah mereka yang dulu tidak terjaring dalam rekruitmen jalur khusus pengangkatan honorer K2 yang teah diselenggarakan 2007 lalu.

Ketua Paguyuban GTT K2 ojonegoro, Arif Rida Rfai, kepada netpitu.com, mengatakan pemerintah pusat harus punya kepedulian dalam memperhatikan nasib para Guru tidak tetap yang telah mengabdi di dunia pendidikan selama bertahun-tahun.

Ditambahkan, pihak telah menyampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, agar mengusulkan kepada Menteri Pendidikan supaya GTT yang telah lama terlantar nasibnya ini segera diangkat menjadi PNS tanpa melalui jalur tes.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, mengatakan fakta yang ada di lapangan, Bojonegoro memang tengah memutuhkan banyak guru, baik di Sekolah dasar, maupun SMP.

“Banyak guru PNS yang sudah pensiun tetapi belum ada pengggantinya, jika persoalan ini dibiarkan terlalu lama maka akan menjadi masalah dikemudian hari,” kata Hanafi.

Atas usulan yang disampaikan oleh para GTT, Hanafi akan berusaha memperjuangkan dalam rapat Koordinasi Pendidikan nasional di Jakarta.

“Ya, usulan itu akan kami sampaikan kepada pak Menteri (Pendidika),”tandas hanafi.

(dan)

Komentar

1 komentar

Komentar ditutup.