oleh

Rengel Sekarang Punya Wisata Kolam Renang Tirto Asri

TUBAN. Netpitu.com – Satu lagi, Tuban memiliki fasilitas sarana olah raga air yang sekaligus sebagai destinasi wisata yang dibangun dengan anggaran Dana Desa.

Berlokasi di Desa Rengel, Kecamaran Rengel, Tuban, fasilitas wisata air berupa Kolam Renang yang diberi nama ” Tirto Asri ” ini, Sabtu, (2/2/2019) pekan lalu, diresmikan oleh Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Husein, M.Si.

Peresmian ini dihadiri Forkopimca Rengel, Kepala Disparbudpora Tuban, Kades, tokoh agama dan masyarakat Rengel.

Seperti diketahui, Rengel sebelumnya sudah terkenal dengan wisata “Gua Ngerong” yang memiliki eksotisme perpaduan alam bebatuan berupa gua dengan sungai di bawah tanah serta ikan-ikan yang jinak.

Wabup menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kecamatan dan Desa Rengel yang telah menyelenggarakan tata kelola pemerintahan dengan baik.

Salah satunya pemanfaatan Dana Desa untuk pengembangan potensi desa. Langkah tersebut cerdas mengingat Desa Rengel menjadi salah satu desa paling berkembang di Kabupaten Tuban. Kebutuhan warga desa Rengel setara dengan warga Tuban Kota. 

“Oleh karena itu, aparat desa maupun kecamatan harus mampu memenuhi satu kebutuhan warga diantaranya adalah tempat rekreasi,” ungkapnya kala ditemui netpitu.com dilokasi peresmian.

Wabup menerangkan bahwa pengelolaan kolam renang perlu memperhatikan kebersihan dan kualitas air.

“Harus terus diperhatikan agar tidak timbul masalah kesehatan,” jelasnya kepada media ini.

Wabup berharap objek-objek wisata di Kecamatan Rengel, diantaranya Wisata Goa Ngerong, Pemandian Beron dan Sendang Maibit dapat dikoneksikan.

Sehingga wisatawan yang berkunjung mendapatkan kesan yang menyenangkan. Selain itu, dapat juga dikembangkan wisata kuliner. 

Dilansir dari Wabub ini, Netpitu.com memaparkan bahwa terkait dengan pembangunan Pasar Rengel, Wakil Bupati kelahiran Rengel ini menghimbau agar Pemerintah Kecamatan dan Desa dapat mengusulkan pengembangan dan revitalisasi pasar pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Dengan demikian keberadaan pasar tradisional dapat ditingkatkan kualitasnya dan mampu bersaing dengan swalayan.

Sementara itu, Kepala Desa Rengel, Moh. Mochtar, merasa bersyukur dan bangga karena peresmian kolam renang yang menjadi aset desa ini dapat dihadiri Wabup secara langsung.

“Aset desa ini akan kami jaga dan dirawat bersama. Kedepan, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan desa,” ujarnya.

Pembangunan kolam renang Tirto Asri ini menelan biaya sebesar Rp. 547 juta yang bersumber dari dana desa.

Dalam pembangunannya, seluruh pekerja berasal dari warga sekitar yang kurang mampu.

Sementara itu, kolam renang tersebut akan dikelola Sub BUMDes Tirto Asri. 

Selain kolam renang, lanjut Mochtar, Pemdes Rengel menggunakan dana desa untuk pembangun infrastruktur TIK, pembangunan kios pasar Rengel, dan RTLH.

“Kami berusaha memanfaatkan dana desa semaksimalnya dan melaporkannya sesuai dengan ketentuan dan batas waktu. Semua demi kesejahteraan warga Desa Rengel,” tandasnya.

(met)