Hadapi Pemilu Bupati Tuban Minta Aparat Tingkatkan Kewaspadaan

- Team

Kamis, 4 April 2019 - 19:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tuban, H. Fathul Huda membuka Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam rangka Pemilihan Umum, Kamis (04/04/2019) di Pendopo Kridho Manunggal Tuban.

Bupati Tuban, H. Fathul Huda membuka Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam rangka Pemilihan Umum, Kamis (04/04/2019) di Pendopo Kridho Manunggal Tuban.

TUBAN. Netpitu.com – Bupati Tuban, H. Fathul Huda membuka Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam rangka Pemilihan Umum, Kamis (04/04/2019) di Pendopo Kridho Manunggal Tuban.

Bupati Tuban mengungkapkan untuk tahun 2019 ini terdapat sejumlah agenda demokrasi, meliputi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden; DPD; DPR RI; DPRD Provinsi dan Kabupaten pada tanggal 17 april 2019.

“Juga ada gawe yang juga besar yaitu akan diselenggarakannya Pemilihan Kepala Desa secara serentak se Kabupaten Tuban pada 10 Juli 2019 mendatang,” kilah Bupati ini ke netpitu.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dihadapan 400 peserta Rakor, Bupati Huda menginstruksikan agar seluruh aparatur pemerintah mulai dari desa atau kelurahanan sampai dengan pusat untuk lebih waspada dalam menghadapi ancaman dan gangguan pada saat pesta demokrasi itu.

Baca Juga :  Meriahnya Festival Salak Wedi di Bojonegoro

Hal tersebut diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Satuan Polisi Pamong Praja; dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2014 dan dilanjut Peraturan Bupati Tuban Nomor 30 Tahun 2016 Tentang Penyelengaraan Perlindungan Masyarakat.

Lebih lanjutnya bahwa setiap desa ataupun kelurahan diharapkan mampu menyelenggarakan perlindungan masyarakat. Selain itu, anggota Linmas juga dapatnya memahami tugas dan tanggung jawabnya untuk mengarah ke intelgensi dan pola pikir untuk lebih siap dalam upaya melindungi masyarakat secara arif dan bijak.

Baca Juga :  Temu Kangen Wartawan Bojonegoro Tempo Dulu

“Sehingga masyarakat secara umum sadar pentingnya keberadaan Linmas pada lingkungannya dalam rangka ketahanan nasional,” ungkapnya.

Bupati juga menginstruksikan agar dapatnya mampu merubah paradigma perlindungan masyarakat yang selama ini hanya bersifat responsif menjadi lebih preventif. Hal ini sebagai upaya dalam mewujudkan kesiapsiagaan di lingkungan masyarakat.

“Dengan demikian, masyarakat akan lebih siap apabila timbul permasalahan sebab masyarakatlah yang lebih awal merasakan dampak dari suatu permasalahan pemilu serentak kali ini,” seru Bupati.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban, Heri Muharwanto, S.Sos., M.Si., dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk terjalinnya koordinasi dan sinergitas semua komponen dan lembaga terkait.

Baca Juga :  CJH Bojonegoro 40 Persen Sudah Lansia

Hal ini sebagai upaya mewujudkan Pemilu yang Kondusif, Aman dan Damai. Dalam menyongsong pesta demokrasi di Kabupaten Tuban. Pihaknya terus berupaya meningkatkan koordinasi, secara internal serta melibatkan institusi terkait.

Heri Muharwanto menambahkan pada Rakor kali ini, para peserta akan mendapatkan pembekalan dari Polres, Kodim 0811 dan KPU serta Bawaslu Tuban.
Turut dihadiri dalam Rakor Wakil Bupat, perwakilan Forkopimda, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Kabupaten Tuban. Tampak hadir pula seluruh Camat dan anggota Forkopimca serta Kepala Desa atau Lurah se-Kabupaten Tuban.

(met)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?
Duh… Belum Terima Gaji Bulan Maret, ASN Dinas Sosial Bingung Cari Talangan