oleh

Kampanye di Tegal Jokowi dan Puluhan Ribu Warga Rela Basah Kuyup Diguyur Hujan

TEGAL. Netpitu.com –  Usai dari Purwokerto, Capres nomor urut 01 Joko Widodo, langsung menuju Tegal untuk berkampanye di lapangan Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi, Tegal, Kamis, (4/4/2019).

Kampanye Jokowi yang dihadiri puluhan ribu pendukungnya itu diwarnai guyuran hujan deras. Meski demikian baik Jokowi maupun pendukungnya tetap melanjutkan agenda kampanyenya dengan berbasah kuyup ditengah derasnya hujan.

Massa pendukung Jokowi terpantau sudah mulai berkumpul di lokasi kampanye Pilpres 2019 sejak pukul 10.00 WIB, Kamis (4/4/2019). Mereka juga tampak berkumpul di sepanjang jalur Tegal-Purwokerto.

Meski hujan, Jokowi nampak nekat naik ke panggung dan menyapa pendukungnya dari atas panggung tanpa atap itu hingga basah kuyup. Jokowi menyampaikan beberapa hal kepada para pendukungnya, dari target elektabilitas di Kabupaten Tegal hingga klarifikasi terhadap sejumlah kabar hoaks.

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo, juga memamerkan tiga kartu sebagai program yang akan dilaksanakan mulai 2020.

“Baiklah, saya mulai dengan Kartu Sembako Murah ini. Kartu Sembako Murah ini nanti bisa dipakai oleh ibu-ibu untuk berbelanja mendapatkan diskon yang banyak, baik untuk beli beras, beli gula, beli minyak dan yang lain-lainnya,” kata Jokowi.

“Kartu Sembako Murah, karena disini akan disubsidi dari pemerintah, siapa yang setuju Kartu Sembako Murah tunjuk jari! Ini nantinya kenapa ini muncul? Supaya anak-anak kita semuanya baik yang ada di kandungan maupun balita semuanya memiliki gizi yang baik sehingga sehat dan pintar, setuju ya?” lanjut dia.

Kemudian Jokowi menjelaskan nanti juga ada yang namanya Kartu KIP Kuliah. Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah ini lanjutan dari KIP yang 4,5 tahun lalu sudah keluar.

Bedanya KIP saat itu diperuntukkan bagi SD, SMP, SMA-SMK. Nantinya, Jokowi menjelaskan dengan KIP Kuliah, lulusan SMP-SMK bisa meneruskan ke perguruan tinggi atau ke universitas dan akademi baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Setuju? Setuju? Tunjuk jari semuanya setuju? KIP Kuliah. Yang ketiga, akan muncul yang namanya Kartu Pra Kerja. Ini Kartu Pra Kerja, ini, ini, ini,” ucap Jokowi sambil menunjukkan kartunya.

“Kartu Pra Kerja ini diperuntukkan untuk lulusan SMA-SMK akademi perguruan tinggi atau yang masih kerja kemudian kena PHK,” bebernya.

Jokowi menuturkan dengan Kartu Pra Kerja ini akan diberikan pelatihan-pelatihan, diberikan training-training oleh kementerian, BLK (Balai Latihan Kerja), dan BUMN. Kemudian juga oleh lembaga swasta yang menyebabkan yang dilatih nanti akan mendapatkan skill yang baik.

“Sehingga diterima di dunia kerja, di dunia industri, di BUMN. Setuju ndak Kartu Pra Kerja? Kalau yang belum mendapatkan kerja nanti di kartu ini akan diberi insentif honor, setuju?” imbuh Capres 01 Jokowi ini.

Sehingga nantinya anak-anak muda bisa semuanya mendapatkan pekerjaan. Oleh sebab itu Kartu Pra Kerja ini selain diadakan training di dalam negeri, juga ditraining di luar negeri.

“Siapa yang setuju Kartu Pra Kerja tunjuk jari! Tunjuk jari yang setuju Kartu Pra Kerja! Yang tidak setuju silakan maju, saya beri sepeda, awas kalau ada yang maju,” terang Jokowi.

Jadi tiga kartu ini, ditambahkan Jokowi akan dimulai tahun depan. Karena Jokowi menyampaikan ini adalah programnya sebagai capres.

“Tahu semuanya? Anggarannya akan kita siapkan tahun ini, tahun depan sudah bisa dipakai, siapa yang setuju tiga kartu ini?” tutur Jokowi disambut riuh para simpatisannya.

(*/ams)