Dekranas Jatim Fasilitasi 847 UKM dan IKM Dapatkan Sertifikat ISO, SNI dan HAKI

- Team

Jumat, 4 Mei 2018 - 12:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranas pusat, Ny. Mufidah Jusuf Kalla saat berkunjung ke Tuban meresmikan pelatihan dan pengembangan batik gedhog Tuban. Kamis (3/5/2018)

Ketua Dekranas pusat, Ny. Mufidah Jusuf Kalla saat berkunjung ke Tuban meresmikan pelatihan dan pengembangan batik gedhog Tuban. Kamis (3/5/2018)

TUBAN. Netpitu.com – Ketua Dekranasda Jawa Timur, Nina Kirana Soekarwo, mengatakan Dekranasda Jatim secara khusus telah memberikan pembinaan untuk pengembangan batik dan tenun Gedog Tuban. Sepanjang tahun 2017 pihaknya telah fasilitasi UKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Jawa Timur.

Diantaranya dalam bentuk bimbingan teknis peningkatan mutu batik tulis warna alam, mutu produk kulit, mutu bordir dan aksesoris, kepada 520 UKM dan IKM di Jawa Timur. Termasuk pengembangan usaha dan kewirausahaan kepada 170 pengerajin dan memfasilitasi 847 UKM dan IKM untuk mendapatkan sertifikat ISO, SNI, dan HAKI.

Baca Juga :  Perhutani KPH Padangan Serahkan Biaya Sharring Tebu PTPN XI Pada 5 LMDH

Hal tersebut diungkapkan kepada ketua Dekranas pusat, Ny. Mufidah Jusuf Kalla, saat meresmikan pelatihan dan pengembangan batik gedhog Tuban, di pendopo Krido Manunggal, Tuban, Kamis (3/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dekranasda juga memfasilitasi UKM dan IKM melalui kegiatan pameran maupun kegiatan lainnya,” jelasnya lebih lanjut.

Istri Gubernur Jatim Soekarwo ini berharap, kerja sama antara Dekranas dengan Dekranasda baik tingkat provinsi maupun kabupaten dapat lebih ditingkatkan. Utamanya di sektor peningkatan mutu SDM dan daya saing, perluasan dan penguatan pasar, jaring kemitraan komunikasi dan informasi, serta pendampingan untuk sertifikasi ISO, SNI, dan HAKI, dan permodalan.

Baca Juga :  Jasa Raharja Hingga Mei 2019 Bayar Klaim Rp. 7,3 Milyar

Jawa Timur juga telah menyiapkan pinjaman dengan bunga yang sangat ringan, hanya 6 persen untuk para pengerajin dengan jaminan kredit daerah di Bank Jatim maupun Bank BPR UMKM.

“Jadi monggo kepada pengerajin yang berminat dapat memanfaatkan hal tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas pusat, Bintang Puspayoga, menyatakan dengan bekerja sama dengan TP PKK, para ibu-ibu mendapatkan pelatihan perkoperasian sehingga dapat terwadahi dalam satu kelompok yaitu, Koperasi PKK.

Baca Juga :  54 Proyek Irigasi BBWS Solo Tersebar di 4 Kabupaten

Sebelumnya, di Kabupaten Tuban telah dilakukan berbagai kegiatan diantaranya peningkatan mutu dan kualitas benang, peningkatan mutu Gedog, pelatihan Sustaining Competitive and Responsible Enterprises (SCORE), dan memfasilitasi ATMB sebanyak 10 alat yang terdistribusi pada tiga UKM.

Diberitakan bahwa program pelatihan dan pengembangan batik gedhog Tuban ini, menurut isteri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ny. Mufidah Jusuf Kalla, merupakan prioritas program Dekranas pusat dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas industri tenun batik di Indonesia.

(gio)

Berita Terkait

Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
David FS : Entas Kemiskinan, Garpu Jatim Akan Launching 1.000 Warung UMKM
Sandiaga Uno Bicarakan Industri Kreatif di Bojonegoro
Wujudkan Kesejahteraan Rakyat Golkar Lounching Kios Baqoel Karya Berkah
Peringati Hari Koperasi Dekopinda Bojonegoro Salurkan Sembako dan Daging Kurban
Peran BumDes Dalam Peningkatan Perekonomian Rakyat
PT.Rekind Belum Selesaikan Pembayaran Pada Vendor Penyedia Makanan dan Minuman
Zakat Fitrah Tahun Ini Ditentukan Sebesar 3 Kg Beras