oleh

Asmara Berdarah di Kelurahan Mondokan Tuban

TUBAN. Netpitu.com – Mulutmu, Harimaumu, pepatah itulah yang tengah dialami dua orang tetangga yang saling beradu mulut dan akhirnya, bug…bug…bug….crrook.., darahpun tertumpah di tanah.

Berawal dari saling poyok-poyokan (sindir, red) dan berujung pada tuduhan buta tanpa bukti. Pertarungan adu fisik kedua orang yang tinggal se kakampung inipun tak terelakkan. Perkelahian keduanya diduga didasari rasa cemburu mantan suami lantaran mantan istrinya dipacari korban.

Adalah Sarju (60) dan Sariman (56) warga yang tinggal di Kelurahan Mondokan Kabupaten Tuban, Senin (02/07/2018) malam, keduanya saling berbaku hantam hingga terjadi peristiwa pembacokan.

Al hasil, Sariman (56) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit (RS) NU di Tuban lantaran mengalami luka bacok di tubuhnya yang dilakukan oleh Sarju.

Perkelahian kedua orang bertetangga ini diduga hubungan asmara istri korban dengan pelaku ( Sarju). Diketahui istri korban ini sudah lama pisah ranjang dengan Sariman, dan diduga menjalin hubungan asmara dengan Sarju.

Peristiwa asmara berdarah malam itu, sontak membuat warga di sekitar tempat kejadian perkara ramai menyaksikan pertarungan kedua tetangga itu.

Menurut Ketua RT 01, RW 03 Muhammad Nur, kepada netpitu.com, berdasarkan informasi yang ia terima, awalnya korban dan pelaku ini bertemu disalah satu warung.

Entah apa penyebabnya, keduanya langsung saling tantang dan terjadilah perkelahian. Beruntung perkelahian keduanya bisa dileraikan oleh pemilik rumah makan.

Korban mengalami luka sabetan sabit ditubuhnya, kemudian oleh warga sekitar langsung dilarikan ke rumah sakit NU untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

“Memang ada dugaan motifnya pelaku ini menjalani hubungan asmara. Tapi kita belum bisa pastikan apakah benar seperti itu. Hal itu masih menurut penuturan warga sekitar rumah korban,”jelasnya.

Setelah membacok korban. Pelaku berusaha melarikan diri mengunakan becak. Namun naas becak yang ia ayuhnya tertabrak sepeda motor. Kemudian pelaku diamankan warga dan diserahkan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Tuban Kota AKP Subagyo membenarkan kejadian itu dan kasusnya saat ini tengah ditangani oleh Polres Tuban.

“Ya memang benar ada kejadian pembacokan, anggota kami langsung turun Kelokasi malam tadi,”jelasnya kepada Netpitu.com, Selasa (03/07/2018) kemarin.

Tersangka saat ini tengah diperiksa lebih lanjut oleh polisi. Sedang untuk motif pembacokan masih didalami petugas.

(gio)