oleh

Ny. Narty Suprianto, SE, Serahkan Paket Batuan Pada Keluarga Miskin

BOJONEGORO. Netpitu.com – Sri Maryati tampak berlinang air mata saat menerima santunan uang tunai dan paket sembako dari istri Pj Bupati Bojonegoro. Ia pun berucap terima kasih karena tak menyangka jika ada yang peduli dan memperhatikan dirinya.

Perempuan yang memakai jilbab merah itu bahagia karena setidaknya uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan membantunya. Apalagi saat mendengar langsung bahwa dia akan mendapatkan fasilitas Jaminan Kesehatan masyarakat.

Hari ini, Rabu ( 4/7) bertempat di Gedung Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro Ketua TP PKK, Ibu Narty Suprianto, SE menggelar beberapa agenda kegiatan mulai rapat Pleno rutin, Halal Bihalal dan penyerahan santunan bagi 3 warga di Kecamatan Bojonegoro yang kurang mampu.

Dijelaskan bahwa Bantuan ini seperti bantuan bantuan yang diserahkan saat kunjungan dilapangan, hanya saja untuk 3 orang ini bertepatan dengan pleno dan halal bihalal apalagi domisili mereka juga diwilayah kota.

Jika selama ini fokus bantuan untuk ODGJ, sejak beberapa waktu lalu di perluas cakupannya antara lain untuk lansia, orang yang menderita sakit menahun, dan yatim piatu. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah untuk warga yang memang layak untuk mendapatkan bantuan.

Dan bantuan ini setidaknya akan membantu meringankan beban hidup mereka. Untuk yang belum tercover BPJS atau Jaminan Kesehatan, lanjut Ibu Narty Suprianto akan dibuatkan oleh Dinas Kesehatan.

Ditambahkan Untuk 10 juli mendatang Tim Penggerak PKK akan memulai melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan mulai pembinaan administrasi, papan data serta menyerahkan santunan bagi 10 anak yatim-piatu di masing masing wilayah.

Sedangkan untuk hari ini bantua uang tunai dan paket sembako diberikan kepada mbah Sri Maryati warga Sumbang RT 13 RW 04, Amiasih warga Jl Basuki Rahmat Gg Aspol Sukorejo Serta Pardjono warga Kelurahan Banjarjo Bojonegoro.

Pardjono harus merawat istrinya yang menderita kanker payudara sejak 2014 lalu dan harus merawat sang anak yang kini berusia 11 tahun namun tidak bisa berjalan karena menderita kelainan sejak lahir.

Sang anak sempat mengenyam pendidikan di SLB namun sejak sang Ibu menderita kanker payudara praktis anaknya tidak bersekolah. Apalagi sang anak juga tidak bisa berjalan karena menderita sakit sejenis polio.

Dia pun sangat berterima kasih karena pemerintah utamanya Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro yang telah peduli dengan apa yang menimpa dirinya dan keluarganya. Semoga perhatian pemerintah ini juga tertuju untuk sang anak dan istrinya.

 

(*/dan)