oleh

Blunder Playing Victim Ratna Sarumpaet, 17 Orang Kubu Prabowo Dilaporkan Ke Bareskrim

JAKARTA. Netpitu.com – Ratna Sarumpaet gagal lakukan strategi playing victim atas dirinya. Setelah terpojok Ratna Sarumpaet pun mengakui telah menciptakan  berita bohong alias hoaks soal penganiayaan yang dialaminya. Pengakuan Ratna Sarumpaet pun menjadi blunder.

Bahkan ancaman hukum sekarang tengah mengarah kepada Ratna Sarumoaet dan 16 orang lain yang selama dua hari kemarin turut menyebarkan kebohongannya.

Lantas bagaimana dengan elit politik di kubu Prabowo Sandi yang telah mengeluarkan kecaman, ujaran kebencian kepada pemerintah bahkan fitnah keji kepada presiden Jokowi.

Baca Juga :  Anggaran Belum Dicairkan, Bagaimana Nasib Bingkisan Lebaran Bupati ? (1)

Setidaknya ada 17 orang elit politik di kubu Parowo yang dianggap telah menyebarkan berita bohong dan ujaran kebencian tersebut.

Menanggapi sandiwara penganiayaan Ratna Sarumpaet ini Komunitas Pengacara Indonesia Pro-Jokowi tak tinggal diam. Mereka mendatangi Bareskrim Mabes Polri, melaporkan 17 orang terkait dugaan ujaran kebencian kasus Ratna Sarumpaet.

Laporan tersebut disampaikan Farhat Abas di gedung Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018). Tujuh belas orang tersebut dilaporkan atas kasus dugaan ujaran kebencian dengan nomor laporan LP/B/1237/X/2018/BARESKRIM.

Baca Juga :  Dinas Dukcapil Mangkir, Hearing Soal Akte Kelahiran Memanas

“Yang kami laporkan berkaitan dengan konspirasi dan permufakatan jahat, fitnah Ratna Sarumapet dirinya seolah-olah dizalimi,” kata Direktur Eksekutif Komunitas Pengacara Indonesia Pro Jokowi (Kopi Pojok), Abdul Fakhridz Al Donggowi.

Selain Kopi Pojok, pihak-pihak yang melaporkan 17 orang ini adalah relawan Garda Nasional untuk Rakyat (GNR), Biar Pak Jokowi Saja (BPJS), dan Saya Tetap Memilih Jokowi (STMJ).

Berikut 17 orang yang dilaporkan:
1. Prabowo Subianto
2. Sandiaga Uno
3. Fadli Zon
4. Rachel Maryam
5. Ratna Sarumpaet
6. Rizal Ramli
7. Nanik S Deyang
8. Ferdinand Hutahaean
9. Arief Poyuono
10. Natalius Pigai
11. Fahira Idris
12. Habiburokhman
13. Hanum Rais
14. Said Didu
15. Eggi Sudjana
16. Captain Firdaus
17. Dahnil Anzar Simanjuntak

Baca Juga :  KANTONG BUDAYA

Menanggapi pengakuan kabar bohong Ratna Sarumpaet, Prabowo meminta maaf karena sempat menyampaikan kabar penganiayaan Ratna. Ia mengaku agak tergesa-gesa menyampaikan sikap atas kabar bohong terrsebut.

Namun meski meminta maaf tapi Prabowo mengaku tidak bersalah karena telah menyebarkan kabar bohong Ratna Sarumpaet.

(mdk/ams)