oleh

Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Boyolali Ikut Aksi Demo

BOYOLALI. Netpitu.com – Pidato Capres Prabowo terkait “tampang Boyolali” memantik aksi unjuk rasa ribuan warga Boyolali. Bahkan Bupati Boyolali, Seno Samodro, Wakil Bupati, Said Hidayat, dan Ketua DPRD Boyolali, S. Paryanto, dan Seno Kusumo Hardjo, tokoh masyarakat pun turun aksi ke jalann, membela Boyolali, Minggu (4/11).

Para pemimpin Boyoilali itupun berbaur dengan warga yang tengah melakukan aksi turun ke jalan menyuarakan kekecewaan mereka terhadap Capres Prabowo yang dianggap telah melecehkan dan merendahkan martabat warga Boyolali.

Di gedung Balai Sidang Mahesa, secara bergantian warga melakukan orasi yang mengecam pidato “nyiyir” Prabowo terhadap orang Boyolali.

Nugiantoro, salah seorang tokoh Boyolali yang menyampaikan aspirasinya diatas panggung, menyanyangkan ucapan Capres Prabowo yang telah menyakiti hati rakyat.

Dengan kekecewaan mendalam, Rahman Handoyo, mengungkapkan rasa sakit hatinya karena dilecehkan.

“Apakah pantas calon pemimpin menghina warganya. Kata siapa kita tidak layak ?,” ujar Rahman Handoyo, dalam orasinya.

“Seperti Anda lihat, di Balai Sidang Mahesa ini ada panggung Forum Boyolali Bermartabat. Banyak orasi, spanduk-spanduk, menyampaikan unek-uneknya, aspirasi masyarakat yang menanggapi sebagai reaksi pidato Prabowo yang nyinyir terhadap Boyolali,” kata Bupati Seno Samodro, kepada para wartawan usai orasi, Minggu (4/11/2018).

Selain di gedung tersebut, aksi memprotes pernyataan Prabowo mengenai ‘tampang Boyolali’ itu juga berlangsung di Jalan Pandanaran, Boyolali.

“Silakan melakukan ekspresi dengan sepeda motor, orasi dan apapun bentuknya. Tapi satu kata, bupati tidak mengizinkan menggunakan kesempatan ini dengan hal yang bersifat anarkis. Itu yang tidak boleh,” ujar Bupati Boyolali.

Seperti diketahui, dalam pidato Prabowo Subianto mengenai ‘tampang Boyolali’ yang disampaikan saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Kabupaten Boyolali, Selasa (30/10) lalum telah menjafi viral di media sosial.

Dalam salah satu bagian dalam pidatonya Prabowo mengatakan “Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?”.

(ad)