Warga Boyolali Marah, Kecam Pidato Prabowo

- Team

Minggu, 4 November 2018 - 17:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI. Netpitu.com – Minggu (4/11) pagi, Kota Boyolali yang biasanya adem ayem, tiba-tiba berubah menjadi riuh suara knalpot bersaut-sautan dan romobongan warga yang berjumlah sekitar sepuluh ribu orang datang berbondong-bondong dengan berjalan kaki, naik sepeda motor, bahkan truck bak terbuka.

Suara ratusan motor terdengar meraung-raung di setiap sudut desa dan kota di Boyolali, Suara knalpotnya memekakkan telinga dan kepulan asapnya pun memenuhi langit Boyolali.

Ribuan orang warga Kabupaten Boyolali itu terus merangsek, mereka berteriak memprotes pidato Capres Prabowo yang dianggap telah melecehkan dan merendahkan martabat orang Boyolali.

Selain berkonvoi, mereka juga membentangkan spanduk, bendera dan poster yang bernada mengecam capres Prabowo Subianto.

Inilah unjuk rasa yang dilakukan warga Boyolali yang memprotes keras ucapan Capres Prabowo yang viral dengan istilah ‘Tampang Boyolali’.

Massa yang datang dari segala penjuru kemudian berkumpul di Simpang Patung Kuda, Boyolali.

“Jangan sakiti kami, jangan hina dan jangan injak-injak Boyolali. Adili Prabowo. Segera tangkap dan adili Prabowo,” teriak Supardi, peserta aksi asal Kecamatan Banyudono.

Martanto, warga Pengging menyatakan kekecewaannya, dirinya sangat tersinggung dengan perkataan Prabowo saat menemui pendukungnya di Boyolali.

Baca Juga :  DPD Golkar Bojonegoro Minta Airlangga Hartarto Segera Deklarasikan Diri Sebagai Capres 2024

“Kami sakit hati, ini tidak ada kaitannya dengan politik maupun Pilpres. Kami juga minta warga untuk tetap sabar demi keutuhan bangsa dan negara,” katanya.

Selain berkonvoi, mereka juga membentangkan spanduk, bendera dan poster yang bernada mengecam capres Prabowo Subianto.

Dengan berjalan kaki warga yang berunjuk rasa ini membawa poster bertulis “Boyolali Tolak Prabowo”, Boyolali Anti Prabowo”, ” Ojo Wani2 Karo Wong Boyolali” dan berbagai poster tulisa lain yang mengungkapkan rasa kekecewaannya pada Prabowo.

Baca Juga :  Polres Bojonegoro Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Sementara itu, menurut Kapolres Boyolali, AKBP. Aries Andhi, mengatakan sebanyak 600 personel Polri dan TNI dikerahkan untuk mengamankan unjuk rasa warga Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (4/11). 

Unjuk rasa itu berisi penyampaian aspirasi masyarakat menanggapi pidato calon presiden Prabowo Subianto mengenai “tampang Boyolali”.

“Kegiatan hari ini murni penyampaian dari masyarakat. Tidak ada kepentingan politik tertentu,” tutur Kapolres, AKBP. Aries Andhi.

Menurutnya, warga yang berunjuk rasa berasal dari setiap kecamatan di Boyolali.
Dari data yang masuk ada sekitar 8.500 warga yang ikut hadir dalam aksi damai ini.

(ad)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47