oleh

Madu Pondok Lebah Produksi Kabunan Jelajahi Pasar Jepang

Netiizensatu.com – Membeli obat-obatan herbal harus waspada terhadap barang yang dijual secara online maupun eceran, karena tak jarang konsumen dikecewakan dengan produk yang sudah dibelinya lantaran palsu.
Pun demikian dengan minuman madu yang dikerap dijajakan secara keliling ataupun di toko. Pada barang yang satu ini konsumen biasanya percaya begitu saja dengan madu yang dibeli tanpa mengecek terlebih dulu apakah madu tersebut asli atau tidak.

Paling tidak mengetahui kandungan air yang dicampukan pada madu yang suda ada dalam kemasan botol atau sachet.
Beberapa kasus menunjukkan bahwa konsumen pembeli kecewa dengan madu yang dibelinya lantaran kurang berkhasiat. Padahal ia telah mengeluarkan cukup banyak untuk membeli madu tersebut.

Menurut Novi Dian Rahmawati kepada Netizen Satu bahwa yang harus diketahui konsumen saat membeli madu paling tidak mengetahui siapa yang memproduksi dan jenis lebah yang diambil madunya.

Dengan mengetahui pengetahuan tentang produsen pembuat madu tersebut mereka bisa terhindar dari kekecewaan. Ia tak memungkiri bahwa sekarang ini banyak madu yang dijual dipasaran sudah tida asli lagi.

Biasanya kandungan madu asli yang dijual hanya 25 – 40 persen sisanya bahan air, asem kawak ( matang ) dan gula jawa atau pasir untuk menguatkan rasa manis dan ditambah sedikit tolo ( rumah lebah ) agar terkesan madu murni.

Untuk menghindari kerugian pada konsumen dan ketidak tergantungan terhadap pasokan madu dari peternak, Novi pun berupaya untuk membuat peternakan lebah sendiri. Usaha ini sekaligus bisa memberdayakan warga sekitar rumah untuk dilibatkan sebagai tenaga kerja sebagai peternak lebah madu.

Hingga sekarang setidaknya Novi mempunyai dua lokasi peternakan madu, di Desa Kabunan, Balen dan Dander.

Menurut Novi, madu yang diproduksinya telah dipasarkan ke berbagai daerah Kabupaten antar Propinsi di Indonesia. Bahkan sebagian produksi madu juga diekspor ke Jepang untuk memenuhi order pelanggan.

Novi yang telah merintis produksi madu sejak 1996 mengatakan bahwa bisnis ternak lebah madu sekaligus penjualan madu lebah memiliki prospek ekonomi yang bagus. Lantaran produk madu sudah dikenal banyak kalangan sebagai minuman obat, ataupun kosmetik sehingga produksinya selalu diminati pasar.

“ Selain itu harga jualnya cenderung naik,” imbuhnya.

Iapun tak kawatir dengan persaingan karena setiap produk madu telah memiki pasarnya sendiri-sendiri.

(Jun)