oleh

Stock Aman Tapi Harga LPG 3 Kg di Pengecer Alami Kenaikan

BOJONEGORO. Netpitu.com – Bahan bakar Gas LPG 3 Kg di Kabupaten Bojonegoro, Jatim, dalam beberapa hari ini mengalami kenaikkan harga di tingkat eceran. Alasan para pengecer, mereka tidak lagi memperoleh jatah pembelian seperti biasanya dari agen penjual LPG.

Dikuranginya jatah pembelian oleh agen ke pihak pengecer ini telah menyebabkan naiknya harga ELP 3 Kg. Dari harga yang biasanya Rp 19 ribu menjadi 20 ribu. Bahkan di beberapa pengcer Elpji dengan ukuran tabung gas 3 Kg ini dijual dengan harga Rp 21 ribu.

Baca Juga :  Dorry Sonata Tawarkan Solusi Pengusaha Manufaktur Di Tengah Pandemi Covid 1

Seperti dikeluhkan warga Kapas Dul Wakit (49), yang mengaku sudah dua hari ini tidak mendapatkan Gas LPG 3 Kg di pengecer padahal Gas LPG telah menjadi kebutuhan utama untuk memasak, dikarenakan harga bahan bakar dari kayu juga sudah mahal harganya.

Sementara itu menurut Purwanto, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro yang juga mengeluhkan melambungnya harga gas LPG 3 Kilogram yang dijual dengan harga Rp.20 ribu per tabung.

Baca Juga :  Dorry Sonata Tawarkan Solusi Pengusaha Manufaktur Di Tengah Pandemi Covid 1

Hal yang sama ini juga dituturkan Suminah Warga Desa Sugihwaras yang sudah beberapa hari ini merasa kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 Kg.

Terhadap naiknya harga LPG ditingkat pengecer ini saat dikonfirmasikan ke salah satu agen LPG, PT Putra Rajekwesi, dipetoleh keterangan bahwa stok elpiji 3 kg dipastikan aman.

Yoyok selaku agen mengaku punya 200 pangkalan LPGyang tersebar di seluruh wilayah Bojonegoro.

Baca Juga :  Zakat Fitrah Tahun Ini Ditentukan Sebesar 3 Kg Beras

Menurutnya, satu pangkalan dalam seminggu bisa menerima 1-3 kali pengiriman elpiji 3 kg, dengan sekali pengiriman berisi 50-100 tabung.

Karenanya ia memastikan bahwa stock kebutuhan gas LPG 3 Kg di tingkat agen masih relatif aman dan tidak ada pengurangan pasokan barang.

(dan)