oleh

Selamat Jalan “Godfather of Brokenheart” Didi Kempot

BOJONEGORO. Netpitu.com – Kabar duka bagi penggemar musik campursari langgam jawa, karena Godfather of Brokenheart Sobat Ambyar, Didi Kempot, Selasa, (05/05/2030), pukul 07.30 Wib. meninggal dunia di rumas sakit Kasih Ibu, Solo.

Dikutip dari kompastv, dalam wawancaranya dengan Walikota Solo, Hadi Rudiatmo, sebelum dikabarkan meninggal pagi ini, Didi Kempot masih sempat bertamu ke rumah Wali kota Solo itu.

“Ia minta dibuatkan teh,” kata Hadi Rudiatmo. “Mas Didi juga terlihat sehat,” tambah Rudiatmo.

Didi Kempot, seperti diketahui, dalam kepeduliannya terhadap situasi dampak pandemi corona ini telah menggelar konser dari #rumahsaja bersama yang disiarkan kompastv. Hasil,sumbangan cukup fantastis, Rp. 7,6 milyar.

Rosiana Silalahi, repoter/ pressenter terlihat shock saat diwawancarai reporter kompastv. Dalam isak tangisnya, Rosi, menuturkan kekagumannya terhadap sodok Didi Kempot yang sederhana dan iklhas.

Diceritakan Rosi, setelah sukses menggelar konser dari rumah bersama kompastv, Didi Kempot merencanakan menggelar konser dati rimah lagi. Namun konser berikutnya, Didi Kempot menyebut mengahpjak salah satu artis penyanyi.

Didi Kempot adalah anak dari pelawak terkenal, mendiang Ranto Edi Gude atau lebih dikenal dengan nama Mbah Ranto. Ia juga adik dari salah satu pelawak senior Srimulat, mendiang Mamik Pondang.

Siapa sangka, di balik ketenarannya saat ini, pelantun lagu “Stasiun Balapan” yang dirilis pada 1999 itu dulunya adalah seorang pengamen. Ia mengawali langkahnya di dunia musik sebagai musisi jalanan sejak 1984 hingga 1989.

Nama Didi Kempot mulai dikenal dengan lagu Kuncung, yang dirilis tahun 1990 an. Ia juga sukses merilis lagu Cucak rowo yang tidak diketahui siapa pencipta lagunya.

Didi Kempot adalah anak dari pelawak terkenal, mendiang Ranto Edi Gude atau lebih dikenal dengan nama Mbah Ranto. Ia juga adik dari salah satu pelawak senior Srimulat, mendiang Mamik Pondang.

Siapa sangka, di balik ketenarannya saat ini, pelantun lagu “Stasiun Balapan” yang dirilis pada 1999 itu dulunya adalah seorang pengamen. Ia mengawali langkahnya di dunia musik sebagai musisi jalanan sejak 1984 hingga 1989.

Dionisius Prasetyo, pria kelahiran 31 Desember 1966 ini, yang lebih dikenal dengan nama panggung Didi Kempot, merupakan penyanyi campur sari asal Solo, Jawa Tengah.

Ia sebelumnya kerap dijuluki para penggemarnya dengan nama Bapak Loro Ati Nasional, Bapak Patah Hati Indonesia, Lord Didi, dan yang terbaru disebut-sebut sebagai Godfather of Brokenheart.

Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia di Solo, Selasa (5/5/2020). Didi Kempot diketahui meninggal dunia pada pukul 7.30 pagi. Hal ini disampaikan Lili, saudara dekat Didi Kempot dalam wawancara di Kompas TV.

“Tadi malam rumah sakit kasih ibu di Solo,” kat Lili dalam wawancara di KompasTV seperti dikutip Kompas.com, Selasa.(05/05/2020).

Lili mengatakan, Didi Kempot saat ini masih di ruang jenazah. Kepergian Didi Kempot sangat mengejutkan. Menurut Lili. DIdi Kempot masih beraktivitas seperti biasa sebelumnya.

Selamat Jalan Mas Didi Kempot.

(*/ro)